Besan Presiden Dikirim ke Tahanan
Kamis, 27 November 2008, 19.42 WIB
Get the Flash Player to see this player.
Mantan deputi gubernur Bank Indonesia Aulia Pohan resmi ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kamis sore, besan Presiden SBY tersebut dibawa dengan mobil tahanan menuju rumah tahanan Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

Penjagaan sesaat sebelum Aulia Pohan dibawa ke mobil tahanan lebih ketat dari biasanya. Puluhan wartawan sudah menunggu sejak siang.

Sekitar pukul 17.15, Aulia Pohan keluar dari gedung KPK dan langsung dicecar pertanyaan oleh para wartawan. Namun bapak dari Anissa Pohan ini bungkam.

Penahanan Aulia Pohan dilakukan setelah pemeriksaan ke empat kalinya. Meskipun sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka Aliran dana YPPI sebesar 100 miliar, Aulia Pohan masih bisa menghirup udara bebas.

Penetapan Aulia Pohan sebagai tersangka dilakukan setelah vonis terhadap mantan gubernur Bank Indonesia, Burhanuddin Abdullah diputus pengadilan Tipikor.

| Rep/Kam:Budhi |Penulis:Mahfud| Editor Video:Ganda | VO : Riana
Comments
Add NewSearch
Write comment
Name:
Title:
Security Image
Please input the anti-spam code that you can read in the image.
di DOR saja aman.
Kangkung (117.102.95.xxx) 2009-05-04 17:45:13

Kasus macam ini bisa mempengaruhi suara SBY nggak ya?Kalau di negeri china korupsi sebesar itu bisa di Dor ditengah lapangan,tapi kalau di IND kelihatannya ringan sekali hukumannya, jadi tak heran kalau marak koroptor.
bagus lah pak sby
afonk (125.163.79.xxx) 2009-04-15 09:07:29

nah gtu donk.. buktiin lw pak sby ga pandang bulu sama cpa ja yang korupsi harus ditindak.
pak sby gak usah malu y punya besan kaya gt... hidup sby...........................

Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved.