Artalita Suryani Resmi Tersangka Suap Jaksa
Selasa, 04 Maret 2008, 06.11 WIB
Get the Flash Player to see this player.
Usai menjalani pemeriksaan oleh KPK hampir selama 20 jam, Arlita Suryani, wanita yang turut ditangkap bersama Jaksa Urip Tri Gunawan, Senin (03/3) malam, secara resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyuapan 600.000 dollar Amerika.

Arlita keluar dari gedung KPK didampingi kuasa hukumnya OC Kaligis. Arlita langsung dijebloskan ke tahanan Mapolda Metro Jaya, Jakarta, dengan menumpangi mobil kijang warna silver.

Sayang wajah Arlita tidak terlihat dengan jelas. Sejak keluar kantor Komisi Pemberantasan Korupsi, Arlita selalu menunduk dan menutupi wajahnya dengan kedua tangan. Pengawalan super ketat oleh petugas membuat kerepotan para wartawan yang hendak mengambil muka Arlita, 'kunci' penting penyuapan Jaksa Urip senilai Rp 6,1 milyar.

Juru bicara KPK, Johan Budi saat di hububungi via telpon mengatakan, Arlita telah ditetapkan sebagai tersangka. Penetapan tersebut karena KPK sudah mempunyai bukti-bukti yang cukup. Proses penyidikan masih akan diteruskan.


Arlita ditangkap ketika bersama Jaksa Urip di rumah mewah di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, yang ditengarai milik Sjamsul Nursalim, salah satu obligor BLBI yang dinyatakan bebas oleh Kejagung, Jum'at (29/2) lalu.

Reporter: Mahfud I Kameraman: Effendi I Penulis: Mahfud I Video Editor: Endi
Comments
Add NewSearch
Write comment
Name:
Title:
Security Image
Please input the anti-spam code that you can read in the image.
makan secukupnya aja deh......
generasi (125.167.47.xxx) 2009-06-29 11:48:27

berapa seh umur kita. qo hidup kayak 1jt th lagi. mang malaikat mau tanya berapa harta yg kita bawa di kuburan. inget donk, kita makan cuma 1 sendok makan meski tiap makan habisnya 1 piring. trus ngapain kita ngejar2 harta sampai kayak gitu......
semoga jangan hangat2 tahi aya
marcell (69.234.48.xxx) 2008-03-22 13:48:16

Salut untuk KPK semoga terus brantas korupsi ,khususnya bandit2 kehakiman dan kejaksaan yang sering memperdagangkan perkara,dan semoga KPK tetap bersih tidak seperti kehakiman dan kejaksaan yg penuh bandit. dan semo
ga tidak tebang pilih dalam memberantas
korupsi,beri hukuman berat bila perlu
hukumman mati biar jerah .
ungkaplah segala kebohongan
Rudi (61.94.120.xxx) 2008-03-22 02:21:25

langkah dramatis bagi pesuap-pesuap handal
korupsi
Bds (117.102.80.xxx) 2008-03-21 21:52:43

1. saya sangat setuju sekali dengan ada nya KPK tapi yg jadi masalah cara penangan nan nya yg masih terkesan tebang pilih.
2. Masih kurang setimpanya hukuman yg di berikan oleh jaksa penunutut umum
dalam arti kurang tegas agar si tikus2 rakyat bener2 kapok, ya misal nya harus ada lagi undang2 yg baru dgn pasal yg bener2 bisa membuat kapok si tikus tsb, misal nya koruptor di atas 1 milyar harus di hukum mati, saya rasa kalau itu di terap kan dlm jangka waktu 5 thn pasti akan ada hasil nya.
selamat mencoba resep saya ini. kalau memang mau merubah negri ini bebas dari tikus busuk.
SEMOGA SUKSES KPK,
AMINxxx.
Panggung Sandiwara
Penonton saja (117.102.80.xxx) 2008-03-20 17:24:47

Tenang aja pak urip dan bu arlita, dunia ini adalah panggung sandiwara. kami tidak akan terpengaruh apa-apa, tetap saja susah cari makan.Anda mau menyuap dan disuap berapapun tetap saja kami susah cari makan.
peg swasta
tatang (117.102.80.xxx) 2008-03-18 21:37:46

kalau menurut saya para koruptor layak di hukum mati, biar yg lain berpikir
berantas koruptor
mahasiswa (117.102.80.xxx) 2008-03-18 16:12:32

koruptor sgt merugikan rakyat,yang kaya makin kaya dan yang miskin makin sengsara... dimana2 banyak koruptor tapi dendanya tdk sesuai dengan yang dikorupsi.nyatanyabanyak yang uda terjadi,maka berantaslah!!secepat
nya,dan jgn cuma dihukum yg dikorupsi jg hrs dkembalikan.apa mungkin buat uu yang lebih kejam bwt koruptor biar gak berani lagie...
Sapu Bersih Koruptor
YS (118.136.12.xxx) 2008-03-17 06:18:56

kalo bisa semua kegiatan KKN di sapu bersih ... jangan tanggung2x, dan kehidupan terpidana nanti di Rutam tlng dipublikasikan ke Public, agar kita semua tahu bahwa mrk dipenjara secara benar'sama dgn terpinadan kls bawah' apa cuma status doang, tp kehidupannya ttp bebas
cirit
kepi (222.124.206.xxx) 2008-03-16 08:49:51

mbuh lah!!!ora urusan!!!
mantan SH (supir harian)
Maman (222.225.65.xxx) 2008-03-15 20:39:21

ngakunya, sebagai pelayan masyarakat abdi negara.
nyatanya, karena punya kuasa (mentang-mentang) minta dilayani dan makan uang negara.
Itu buktinya orang tsb jauh dari Tuhan, mengandalkan jabatan dan akal pikiran saja.
Padahal bekerja itu khan sebagian dari ibadah, kalau uang yang tidak halal itu dipakai untuk nafkah keluarga, kan tidak akan menjadi berkat.
Lagian juga kan ticket ke surga tidak bisa dibeli dengan uang, bego ya tuh orang milih celaka padahal kan sarjana?
Anggota keluarganya ada yang pernah mengingatkanmenegur apa tidak yaa...

Wah..... pusing....

Apalagi para ahli hukum/pengacara ... yang terang-terangan mau ngebelain yang salah demi untuk uang dan kebanggaan diri sendiri yang karena kepintarannya belajar hukum, mengerti betul celah-celah hukum dan berani memanfaatkannya untuk memutar balikkan kenyataan menyatakan yang hitam itu adalah putih didepan orang banyak.

Orang pintar hukum aja mau dibeli untuk melakukan hal yang salah yaitu memutar balikkan keadil...
korupsi kolektif
ag.siloy (222.124.122.xxx) 2008-03-15 14:19:16

Jaksa urip kayanya gak sendirian, gak mungkin kasus bernilai triliunan bermain sendiri...

siapa yang gak ngiler!!kayanya nilai 6 milyar hanya untuk ekspose media saja...padahal diluar itu wah!!! nilainya gak kebayang....

selamat untuk para koruptor....API NERAKA MENANTI ANDA!!!!
KASIHAN
jaksa tercinta (152.118.148.xxx) 2008-03-15 13:00:14

sial bangat sih nasib lo Urip, ga maen cantik sih..

jaksa yg laen hati2 jg yah, jgn ampe kena tangkep kya tmn qta Urip.

luph u KPK, ko bru skrg sih..
MERCHANDISER
YENI (117.102.80.xxx) 2008-03-15 11:32:14

TLONG DIBUAT HUKUMAN "MATI" BAGI KORUPTOR & PENERIMA SUAP. BIAR APARAT NEGARA KITA BELENGER MO KORUP KARNA UUDNYA HARUS KERAS & PASTI !!
MO JADI APA BANGSA INI !! PENGEN KAYA JANGAN MEMANFAATKAN JABATAN DONG !!! BISNIS......YG HALAL.. KURANG YA GAI JADI JAKSA !
MERCHANDISER
ARDA (117.102.80.xxx) 2008-03-15 11:32:55

Sudah bukan rahasi Umum "JAKSA" kita tercoreng sebagaiPENEGAK HUKUM yg harusnya bertugas menangani Kasus dgn JUJUR & ARIF sebagai tanggung jawab kita DUNIA & AHIRAT !! apa kurang PAK gaji dari Kejaksaan!! Klo pengen KAYA usaha bisnis DONG !! jangan memanfaatkan Jabatan untuk CARI UANG ! disinilah kita dituntut kesadaran Moral dalam mengemban tugas ! SELIDIKI TERUS PAK "KPK" JAKSA2 INDONESIA !itu baru yg ketahuan karna Amountnya GEDE ! yg meraup uang yg kecil2 juga banyak kok!SIPIR penjaranya juga suka tuh terima suap dari pengunjung ! BUKAN RAHASIA UMUM..... BOoooooo
gakuku
hehehe (117.102.80.xxx) 2008-03-15 11:34:47

hajar bleh, jgn kasih ampun. koran kompas hari ini, irawady divonis 8tahun, kasus suap rp 600jt & $30000. secara matematis urip kasus 6M kira2 divonis 50thn ya hehe. by the way jujur aja nih, kalo anda yg disodorin 6M, kira2 ngiler ga? kalo gue yg cuma karyawan biasa n gaji pas2an sih... uhh ga kuat men... hahaha rip urip kasian deh loooo
employe
tomi (117.102.80.xxx) 2008-03-15 11:35:13

kalo uda terbukti langsung di gantung aja .biar kapok,buat
oc kaligis uda deh belain orang yg terbukti bersalah.kalo mau belain orang tu bela in saudara kita2 yang masih kelaparan tu.......
Liat saja
Dalam instansi (222.124.66.xxx) 2008-03-14 15:04:55

Liat aja dalam instansi pemerintah sekeren apapun asal emang muasalnya busuk (tipe pemalas yang 99% menguasai indonesia). Kalau anda butuh dokumen dan minta dibikinin (KTP, SIM dkk), maka mereka yang sudah terima gaji bulanan ga pernah puas, apalagi ladenin anda yang datang minta bantu.

Dengan segala kuasa dan hebatnya mereka, anda akan dipersulit dalam proses bikin dokumennya (pak rt aja gitu) dan anda wajib beri uang (disebut uang kopi) dan kemudian dia baru bikinin dokumennya. Karena katanya mereka ga kaya jadi harus minta2 biar kaya, anehnya setau saya orang kaya ga pernah tuh minta2.

Wong rt di kemanggisan aja gitu, apalagi pemerintah sampai presiden. Bayangkan kalau ga ada liputan media, para pejabat bakal malas2an di rumah sambil nonton tv dengan ac dan istri kiri kanan badan, eh tepatnya bukan istri, tapi wanita cakep yg butuh duit. Besoknya kalau dah kaya bakal cerai soalnya.
Begitulah
Begitulah (222.124.66.xxx) 2008-03-14 15:00:11

Begitulah ceritanya apabila anda mau bikin KTP di rt tapi pak rtnya malas bikinin dengan berbagai alasan yang tak lain merasa anda lebih kaya dianya enggak, jadi dia pengen disuap. Sedangkan orang2 yang sudah tahu sulitnya prosedur2 bikin ktp karena masalah rasis+kaya atau paling parahnya dianggap kaya, maka langsung hajar saja suap itu rt.

Itulah negara ini orang2 malasnya semua dikendalikan pake uang, walaupun misalnya anda sewa pembantu, terkadang dia ngambek dan ga mau bikinin kopi kecuali anda suap beliin makan gratis. Tetapi ingat sekali anda kasih yang gratis besok dia bakal minta2 lagi terlepas anda sudah memberi gaji setiap bulannya. INI BANGSA MARUK dan TAK BERSYUKUR.
Urip nelangsa di balik jeruji
Barton (167.205.22.xxx) 2008-03-14 12:38:01

Dep HumHAM segera memperbesar kapasitas rutan2 di Indonesia, karena makin banyak yang akan dibui yang tidak pernah kapok. Pemasyarakatan dewasa ini bukan tempat penjeraan tetapi pelatihan peningkatan keterampilan kriminal dan pidana, dan hukum mati pelaksanaannya sangat lama, selalu tertunda.
seru
simon (65.111.169.xxx) 2008-03-14 11:48:10

Aparatnya dagang hukum ,terdakwanya dagang kasus..
seru deh..
GUNT (117.102.80.xxx) 2008-03-13 14:15:16

KEJAKSAAN GANTI SAJA GENGAN KEJAKSENA YG ARTINA PEYAKI
BUAT RAKYAT, BANYAK KASUS PENYUAPAN YG UJUNGNYA RAKYAT JUGA YG MENANGUUNG KERUGIAN.
joker, SH. MSi (117.102.80.xxx) 2008-03-13 12:40:39

lebih baik kejaksaan dihapus aja dari sistem CJS/Criminal Justice System, karena rakyat rugi ngasih gaji mereka selama ini, mulai sekarang perkara kejahatan disidik dan dituntut dikepolisian kemudian langsung diadili di pengadilan, untuk diLPkan jika terbukti, Beres!! atau diswastakan aja kejaksaan itu gabung dengan lawyer, jadi kalo negara butuh aja bisa pake bantuannya...
uh...
mr dollar (117.102.80.xxx) 2008-03-12 13:37:16

uRIP dipilih itu bener... karena punya wawasan SUAP yg luas... tapi sayangnya uRIP ga punya wawasan WANITA yg mulus ... maka otaknya ga uRIP lagi..
dendi (202.127.101.xxx) 2008-03-10 10:06:46

cari sampe akar-2nya, urip pasti gak sendiri ...selidiki siapa saja yang kecipratan duitnya
Fenomena gunung es
ag.siloy (203.130.213.xxx) 2008-03-10 09:15:49

Kasus kasus suap yang melibatkan aparat kejaksaan spt kasus Urip, hanya sebagian kecil yang terekspose, yang gak terekspose media jumlahnya lebih banyak dan kita semua sudah mafum.

Ibarat gunung es tenang diatas tapi bereaksi luar biasa didalam, fenemena kasus "Urip" akan terus berlanjut sampai waktu tak terbatas....

Kalau saja di Indonesia ada hakim pengadil sekelas "Judge BAO" kita pasti hidup makmur sentosa>>>
Tunggu Season Selanjutnya
Pr4m (125.161.0.xxx) 2008-03-09 00:12:56

Buat KPK jangan cuma usut kasus suap saja.
Ambil alih kasus BLBI!! Udah terbukti kejaksaan "tidak bersih".Pokoknya kita tunggu sepak terjang KPK dari kejaksaan sampai ke senayan. Buat para oknum wakil rakyat yang korup harap bersiap2 cari pengacara.
Hidup KPK!!!
Mr
herry (117.102.80.xxx) 2008-03-08 21:15:38

Brantas Jaksa yang bangsat, biar Indonesia bersih dari penjahat2 yg selalu merugikan rakyat
Mencoreng Nama Baik Kejaksaan
Bayu B (117.102.80.xxx) 2008-03-08 21:14:39

Saya sebagai Warga Negara Indonesia merasa malu atas terjadinya kasus suap kepada jaksa Urip. saya merasa malu sebagai orang yang juga berada di bidang yang sama dengan saudara urip. berarti hukum di negara kita dapat di beli dengan uang. Saya ada lelucon begini, KUHP (Kasih Uang Habis Perkara). Itulah yang kebanyakan ada di negara kita.
sedih juga
adi s (201.43.51.xxx) 2008-03-07 00:10:37

yg pilihan aja kayak gitu...lha trus yg gak pilihan kayak apa yaaaa!!!!
pegawai negeri
adi s (117.102.80.xxx) 2008-03-07 01:28:54

sedih juga ye, katanya urip tuh org pilihan dr sekian puluh jaksa..pilihan aja kayak gitu, apalagi yg gak pilihan
buang ke pulau hantu
dicky (117.102.80.xxx) 2008-03-07 01:27:12

para koruptor indonesia yang ketangkap, ada baiknya dibuang atau dihukum di pulau hantu. misalnya, ke pulau penuh reruntuhan dan kepulauan seirbu, pulau kelor atau pulau kayangan. bikin saja bangunan penjaranya, dan penjarakan para koruptor di pulau penuh hantu ini. biar tahu rasa bagaimana seremnya hidup berdampingan dengan hantu-hantu laut.... serem...
mahasiswi
lili choliyah (117.102.80.xxx) 2008-03-06 21:51:14

aku acungin empat jempol buat KPK,yang telah berhasil mengungkapkan kasus penyuapan ini.Cari dan cari terus untuk para pelaku korupsi.
fakultas hukum univ.tarumanaga
lili choliyah (117.102.80.xxx) 2008-03-06 21:50:23

sangat memamalukan dan harus di hukum seberat-beratnya,karena telah mencoreng tugasnya sebagai praktisi hukum.
mahasiswi hukum univ.tarumanag
lili choliyah (117.102.80.xxx) 2008-03-06 21:50:09

Saya berharap kasus ini harus di usut sampai tuntas dan di selesaikan.agar para pelaku seperti ini tidak terjadi lagi,apalagi orang yang melakukan adalah praktisi hukum.
Ini baru kejutan.
Tedjo (125.164.206.xxx) 2008-03-06 15:27:53

Ini baru kejutan, Ini kejutan baru
Ismah Harrusaty, Ir (117.102.80.xxx) 2008-03-06 15:40:58

Salut untuk KPK. Semoga ini merupakan langkah awal untuk lebih banyak menangkap para koruptor di negeri ini. Kasihan rakyat kecil yang hanya untuk makan saja susah, tapi disisi lain, uang rakyat banyak dikemplang oleh mereka yang punya tujuan untuk memperkaya diri sendiri.
INDONESIA HARUS BERSIH DARI PE
Buru Cincai (117.102.80.xxx) 2008-03-06 15:57:55

Arlita atawa Suryani atawa Ratu Cincai HARUS dihukum mati, biar nanti dibuatin patungnya ama para penyuap2 lainnya trus taroknya di PI. Untuk Urip kasihan juga ya pas lagi melacurkan harga diri dan profesinya kok ya ketangkep, pan udah diajarin kalo liat naga 'BUNUH' duluan kalo gak ya siapin aja peti mati buat kitanya
Mahasiswa MB IPB
Endah A Sucipto (203.190.36.xxx) 2008-03-04 10:28:25

Bravo KPK
Jaksa Agung: Urip Harus Dihuku
Keke (203.130.206.xxx) 2008-03-04 09:06:06

Keadilan memang harus ditegakkan. KPK perlu lebih tegas dalam bertindak. semoga Indonesia menjadi Negara yang bebas dari KORUPSI.

Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved.