Caleg "Tebar Pesona" Sesuai Isi Kantong
Minggu, 16 November 2008, 16.16 WIB
Get the Flash Player to see this player.
Sejak diumumkannya nama calon legeslatif baik untuk DPR-RI maupun DPRD oleh KPU, ajang kampanye mempromosikan diri sebagai calon legeslatif pun mulai terasa.

Para caleg ini mencoba memperkenalkan diri (sosialisasi) kepada masyarakat. Media kampanye yang dipilih adalah poster atau spanduk. Kebanyakan poster yang dipampang adalah foto caleg yang bersangkutan ditambah tokoh politik dari masih-masing partai pendukung.

Semakin tebal isi kantong si caleg, semakin besar ukuran spanduknya dan juga penyebarannya sampai ke berbagai daerah sudut kota. Caleg yang kantongnya pas-pasan cukup puas membuat spanduk yang berukuran mini, bahkan yang menggelikan juga ada yang hanya seukuran kertas A4 yang ditempel di tembok-tembok, mirip seperti iklan pemilihan Ketua RW.

Menjadi caleg saat ini semakin menegaskan bahwa haruslah orang yang memiliki uang. Untuk menjadi caleg di parpol saja mereka harus menyetor "uang mahar" yang besar agar dapat nomor "jadi".

Setelah terdaftar menjadi caleg di Parpol, mereka harus mengeluarkan uang lagi untuk kampanye parpol dan kampanye dirinya. Betul-betul menguras kekayaan pribadi caleg. Banyak caleg yang beranggapan, kalau nantinya uang yang sudah dikeluarkan untuk menjadi caleg bakal tergantikan dengan tunjangan anggota legeslatif yang jumlahnya tak terhitung, mulai dari yang resmi hingga yang tidak resmi,

Reporter/Kamerawan/Penulis: Asrul/ Vo: Maya, Derly/ Editor:Zulfan

Comments
Add NewSearch
Write comment
Name:
Title:
Security Image
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved.

 

Surat Kabar
Majalah dan Tabloid
Penerbit
Media Elektronik
Industri dan Lain-lain
Hotel & Resort