Yuk, Kunjungi Kerajaan Majapahit
Minggu, 24 Pebruari 2008, 09.00 WIB
Get the Flash Player to see this player.
Kerajaan Majapahit merupakan kerajaan besar yang berdiri pada tahun 1293. Kerajaan ini bertahan selama 2 abad, yakni abad XIII-XV. Ibukotanya beberapa kali mengalami perpindahan, dan yang terakhir di Trowulan, Mojokerto, Jawa Timur.

Di tempat ini, ada banyak hal sebagai jejak kerajaan Majapahit. Berbagai Candi, artefak, arca serta perabotan dan situs lainnya tersebar di tempat ini. Situs sumur pada zaman Majapahit pun bisa dijumpai disini. Adanya Kolam Segaran yang luasnya 6,5 hektare, mencerminkan kemampuan Kerajaan Majapahit dalam beradaptasi dengan lingkungan.

Jadi, tak termungkiri, Trowulan adalah sebuah tempat yang menyimpan kekayaan sejarah luar biasa. Semuanya itu maha karya besar yang menjadikannya sebagai sarana pusat penelitian, pengembangan budaya serta pendidikan potensif yang bernilai sejarah.

Museum Trowulan terletak di Dusun Unggahan, Trowulan, Mojokerto Jawa Timur. Dari Surabaya berjarak 60 km dan bisa ditempuh dalam waktu kurang lebih 1 jam. Dari Mojokerto hanya berjarak 15 kilometer. Buka setiap hari Selasa sampai Minggu dari jam 07.00 sampai 16.00 WIB.

Hanya dengan membayar Rp. 2500,- pengunjung bisa menyaksikan sejarah Kerajaan Majapahit dengan kisah kegemilangan kekuasaan duet Raja Hayam Wuruk dan Mahapatih Gajah Mada. Siapa yang tak bakal tertarik untuk menapaktilasi jejak-jejaknya? Maka datanglah ke Trowulan. Percayalah, aura kemasyhuran Majapahit sangat kental terasa.

| Reporter:Rizal | Kamerawan:Aldo | Penulis:Rizaldo | Editor Video:XXXX |
Comments
Add NewSearch
Write comment
Name:
Title:
Security Image
Please input the anti-spam code that you can read in the image.
kitingtiara@yahoo.com (117.102.80.xxx) 2008-03-20 17:25:54

kalau ada yang punya sejarah majapahit, boleh dong email ke alamat saya.terimakasih sebelumnya.
terlalu murah
pépé (84.74.66.xxx) 2008-03-08 14:49:13

kenapa cuman 2500? setiap museum yang pernah saya kunjungi onkos masuk museum ga ada yang dibawah $5 kalo di rupiahkan ya ga kurang dari Rp40000.menurut saya ini terlalu murah,ok,mungkin untuk bisa terjangkau oleh masyarakat luas? tapi 2500? sangat terlalu murah.tidak heran kalo banyak peninggalan yang tidak terawat dan akhirnya punah.

Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved.