Dari Ruang Penjara Imam Samudra (2b)
Senin, 18 Pebruari 2008, 08.14 WIB
Get the Flash Player to see this player.
Awal Januari 2008, tim investigasi kembali masuk dan merekam keseharian Imam Samudra. Pria kelahiran Serang, Banten, 19 Januari 1970, yang divonis mati ini dikunjungi oleh Ibunya, Ny. Enbay Badriyah (66). Bagitu tampak anaknya, Ny Badriyah langsung memeluknya.

Selain dikunjungi oleh saudara-saudara dan ibunya, Imam juga banyak dikunjungi oleh teman-teman sejawatnya. Antara, teman-temannya yang berasal dari tanah kelahirannya, Serang, Banten.

Usai makan, Imam bicara di depan tetamu yang mengunjunginya. Dalam pembicaraan atau ceramahnya yang singkat, tampak Ali Gufron. Salah satu dari tiga terpidana mati dalam kasus yang sama dengan Imam Samudra.

Di dalam ruang berkarpet hijau, yang di dalamnya juga tampak beberapa bungkusan plastic hitam dan persediaan air minum, Imam bicara dengan nada suara yang kadang melemah, kemudian meninggi sambil mengacungkan tangan. Dalam pembicaraannya, ia sempat menyebut nama Presiden Amerika George W Bush.

|editor : Yuan|
Comments
Add NewSearch
Write comment
Name:
Title:
Security Image
Please input the anti-spam code that you can read in the image.
gus dur
iwan (125.161.146.xxx) 2008-08-15 22:31:12

gus dur ... sebaiknya istirahat saja ya.
Terima Kasih
redaksi@kompas-tv.com (PSJ) (118.136.204.xxx) 2008-02-23 21:50:46

>memang oke
>rooster (117.102.80.xxx) 2008-02-23 19:46:05

Terima kasih atas dukungannya selama ini.
Terima Kasih
redaksi@kompas-tv.com (PSJ) (118.136.204.xxx) 2008-02-23 21:50:00

>tak perlu takut
>ahmat (61.94.8.xxx) 2008-02-23 19:24:40

Yth,

Terima kasih, kami terima comment anda dan akan kami pelajari dengan seksama.

Terima kasih atas supportnya...
-- Comments Disabled--
redaksi@kompas-tv.com (PSJ) (118.136.204.xxx) 2008-02-23 21:46:15

Para viewers,

Para viewers,

Untuk sementara waktu, kami tidak meng-aktif-kan comment di forum Investigasi karena alasan teknis.

Mohon maaf atas hal tersebut...

redaksi@kompas-tv.com
memang oke
rooster (117.102.80.xxx) 2008-02-23 19:46:05

kompas tv memang oke. salut buat tim redaksi yg udah berani menampilkan 'sang kontroversial' maju terus kompas tv....
tak perlu takut
ahmat (61.94.8.xxx) 2008-02-23 19:24:40

redaksi kompas tv tidak perlu takut memuat komen-komen pembaca.meskipun keras-keras. kalau ada komen yang porno, menyinggung sara, amoral, langsung hapus. jangan semuaa dihapus. orang lain yang ingin baca, rugi dong. kompas jangan takut..... masyarakat butuh informasi dari dalam hati.
mana komennya
ahmat (61.94.8.xxx) 2008-02-23 19:22:16

kemarin-kemarin saya membaca komen-komeen pembaca. tapi, hari ini sepertinya tidak ada. ke mana. untuk imam samudra, tabahkanlah. untuk pembaca, kalau komen yang sewajarnya, taak perlu menyinggung perasaaan orang lain. you know

Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved.