| Pemudik Tewas Terjatuh dari KA |
| Rabu, 08 Oktober 2008, 14.03 WIB | |||||
|
Get the Flash Player to see this player.
Seorang bocah usia Sekolah Menengah Pertama tewas setelah terjatuh dari kereta api Logawa jurusan Purwokerto-Surabaya yang ditumpanginya. Ironisnya, kecelakaan itu terjadi ketika korban hendak pulang mudik bersama orang tuanya usai berlebaran di rumah saudaranya di Sragen, Jawa Tengah.Pemuda ini menangis histeris saat menyaksikan adiknya, Jodi Saputra, 14 tahun, tewas berlumuran darah. Warga berusaha menenangkan pemuda ini, namun tetap saja dia berteriak-teriak seakan tidak percaya adik kesayangannya telah tiada. Jodi Saputra tewas setelah terjatuh dari kereta api Logawa jurusan Purwokerto - Surabaya Senin sore, lalu. Sejumlah luka gores dan patah tulang terdapat pada tubuh bocah usia sekolah menengah pertama ini akibat terbentur bebatuan yang ada di sekitar rel kereta api. Kecelakaan ini bermula dari saat korban bersama keluarganya menumpang kereta api Logawa. Mereka berencana balik pulang ke Surabaya setelah berlebaran di rumah saudara mereka di kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Kondisi gerbong kereta ketika itu penuh sesak dengan penumpang. Dalam kondisi seperti itu, korban bersikeras memilih duduk di pinggir pintu kereta dengan alasan bisa menghirup udara segar. Nasib naas menimpa korban, sesampainya di perlintasan kereta api wilayah desa Bluto, Kecamatan Prajurit Kulon, kota Mojokerto, korban terjatuh keluar gerbong. Melihat kejadian itu, keluarga korban melaporkan apa yang disaksikan kepada petugas PTKA di stasiun kereta api Mojokerto. bersama keluarga korban, petugas melakukan pencarian hingga akhirnya menemukan tubuh korban tergeletak tak bernyawa. Reporter/Kamerawan/ Penulis: Tomo, Jawa Timur/ Vo: Ola, Hendri/ Editor: Eva
Powered by !JoomlaComment 3.12 Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved. |
|||||
| VIDEO LAIN |
|---|
| VIDEO TERKAIT |
|---|


Roy Suryo : Misteri Supersemar
emangnya sampai seberapa penting sih supersemar untuk bangsa ini?kenapa musti he...
Tanding Persahabatan, Jakmania Bentrok ...
bambang pamungkas - kak bepe aku ini vens berat kakak !!! kakak bisa tidak datan...
Kisah Desa Korban Keganasan HIV/AIDS di ...
Video diatas - Kasihan sekali bila melihat mereka hidup tanpa orangtua karena te...
Sri Mulyani Akui Data BI Tak Memuaskan
perhimpunan rakyat nusantara - Sejak tgl 22 desember 2009 lalu, setelah pansus s...
Pemakaman Sang Legenda Sepakbola
drs.prof.ir.pmpd.mi.se.m - hjhhkoiu;ljiok;]o,p/['-p.;=['
Reog Ponorogo, Tarian Simbol Kerajaan Ma...
kok - file anda tolong diperbaharui... reog bukan dari kerajaan majapahit tapi d...
Tersangka Penipuan 60 Milyaran, Berkedok...
wkwkwkw - knapa kok gak ada yg bersangkutan dengan ham???
Nyatanya, Arthalita Kerap Rapat di Rutan...
Ngeles - Dah Gini Kok masih Ngeles
"Misteri" Tahi Lalat Arthalita
tahi lalat pembawa musibah - tahi lalat yang dimilikinya sama dengan tahi lalat ...
Australian Showcase featuring Akira Isog...
china granite - HI.lane frost countertop vid...