Tradisi mengadu hewan sebagai tontonan amat umum dilakukan masyarakat tradisional di Indonesia. Mulai dari adu ayam hingga adu balapan sapi bisa ditemui di beberapa daerah. Di daerah pesisir Selatan Jawa Barat juga dikenal adanya permainan yang disebut dengan adu bagong. Bagong adalah istilah lain untuk menyebut babi hutan. Dalam permainan ini babi diadu dengan anjing peliharaan masyarakat.
Pertarungan hidup mati antara babi dan anjing ini disebut sudah ada sejak sekitar tahun 1960-an.
Berawal dari keluhan masyarakat sekitar yang perkebunannya rusak akibat hama babi hutan, wargapun menggelar perburuan dengan bantuan kawanan anjing. Atas pengalaman itu, masyarakat menjadi terbiasa melihat perkelahian antara
anjing dan babi hutan. Kebiasan ini akhirnya membawa pertandingan itu ke dalam arena khusus. Konon di arena ini ada pula yang mengatakan adu bagong bahkan dilakukan antara babi dengan pendekar jawara.
Di beberapa daerah di Jawa barat, seperti di Cikalong, Cianjur Jawa Barat, adu bagong sudah seperti tradisi. Pada setiap pertandingan yang diselenggarakan oleh panitia, arena pertarungan selalu dipadati penonton. Dengan iringan musik tradisional khas Sunda, para penonton bersorak-sorai menyaksikan bagaimana kawanan anjing aduan menyerang babi hutan. Atau sebaliknya, Moncong babi hutan yang menyeruduk kawanan anjing.
Penulis: Budhi I Sumber: Nusaraya, Kompas I Editor: Yuan I
HERMAN PITBULL (202.51.102.xxx) 2009-08-06 12:51:01
KUMAHA DAMANG DULUR
bagong VS anjing
WAWAN (125.163.58.xxx) 2009-06-09 13:27:14
Pertandingan ini merupakan budaya daerah yang harus di lestarikan, bukan dilihat dari pertandungan anjing & bagong, tapi manusia jangan berperilaku seperti itu ok................!
WAWAN (125.163.58.xxx) 2009-06-09 13:23:39
PERTANDINGAN INI MERUPAKAN BUDAYA DAERAH YANG HARUS DILESTARIKAN BUKAN DILIHAT ADU TANDINGNYA TAPI ORANG/MANUSIA JANGAN BERTINGKAH KAYA ANJING DAN BAGONG, ITU YANG HARUS DI CEGAH OK........
masyarakat bodoh
tiwi (125.164.136.xxx) 2008-04-07 13:23:00
orang orang yang mempertarungkan anjing dengan babi dan menikmatinya sebagai tontonan dan menyebutnya sebagai culture?? beginikah masyarakat indonesia yang katanya bermoral???
seru..
gigin (202.146.4.xxx) 2008-03-19 14:46:18
wah seru amat nih.....kl mati bagongnya dikemanain nih????
PARAH!!! GA ADA HATI NURANI IAA?? BAYANGIN AJA KALO KITA YANG DI ADU?
tradisi+hiburan+penganiayaan
pendy (84.74.66.xxx) 2008-03-09 15:51:34
tradisi ya,hiburan ya,penganiayaan tidak.dimana rasa kasihan,rasa iba kita.bagong yang dikeroyok anjing menjerit,seolah berteriak minta tolong.tradisi yang tidak baik ini harus sedikit dirubah,dari adu bagong menjadi adu balapan anjing,bukankah ini lebih menarik?
Poor animal
Meli (75.62.247.xxx) 2008-02-29 02:51:39
Hewan termasuk bagong dan anjing ciptaan Tuhan juga. Kedua binatang tersebut dapat dapat memberikan manfaat tanpa harus menyakiti (sampai mati). Jika rakyat kurang hiburan, hidupkan kembali pertunjukan wayang golek semalam suntuk.
Roy Suryo : Misteri Supersemar
emangnya sampai seberapa penting sih supersemar untuk bangsa ini?kenapa musti he...
Tanding Persahabatan, Jakmania Bentrok ...
bambang pamungkas - kak bepe aku ini vens berat kakak !!! kakak bisa tidak datan...
Kisah Desa Korban Keganasan HIV/AIDS di ...
Video diatas - Kasihan sekali bila melihat mereka hidup tanpa orangtua karena te...
Sri Mulyani Akui Data BI Tak Memuaskan
perhimpunan rakyat nusantara - Sejak tgl 22 desember 2009 lalu, setelah pansus s...
Pemakaman Sang Legenda Sepakbola
drs.prof.ir.pmpd.mi.se.m - hjhhkoiu;ljiok;]o,p/['-p.;=['
Reog Ponorogo, Tarian Simbol Kerajaan Ma...
kok - file anda tolong diperbaharui... reog bukan dari kerajaan majapahit tapi d...
Tersangka Penipuan 60 Milyaran, Berkedok...
wkwkwkw - knapa kok gak ada yg bersangkutan dengan ham???
Nyatanya, Arthalita Kerap Rapat di Rutan...
Ngeles - Dah Gini Kok masih Ngeles
"Misteri" Tahi Lalat Arthalita
tahi lalat pembawa musibah - tahi lalat yang dimilikinya sama dengan tahi lalat ...
Australian Showcase featuring Akira Isog...
china granite - HI.lane frost countertop vid...