Deteksi Dini Kanker Payudara
Rabu, 10 September 2008, 07.15 WIB
Get the Flash Player to see this player.
Mammograms masih merupakan alat standar deteksi Kanker Payudara, khususnya bagi wanita diatas 40 tahun. Jika Kanker terdeteksi saat tumor masih kecil, seorang wanita masih memiliki kemungkinan sembuh 90%.  Mamogram X Rays semakin sering tak mampu mendeteksi tumor kecil pada jaringan.

Peneliti pada Mayo Clinic membandingkan Mammografi dengan teknik baru: Molecular Breast Imaging. Begini cara kerjanya. Bahan radioaktif disuntikkan dalam aliran darah. Bahan tersebut lalu larut dalam sel kanker, sehingga dokter bisa melihat tumor kecil dimana mammograms seringkali tak dapat melihatnya.

Gambar-gambar pada payudara yang sama, Mammogram ada di sebelah kiri. Molecular Imaging, di Kanan, mengangkat tumor kecil. 540 wanita dengan payudara tebal ikut dalam riset. Dokter menemukan tumor 3 kalim lebih banyak dengan Molecular Imaging ketimbang dengan Mammogram. Molecular Imaging belum dijual secara komersial.

Peneliti mencoba untuk mengurangi jumlah radiasi yang digunakan pada teknik ini. Jika terus berhasil, alat ini bisa menjadi alat penting untuk mengatasi tumor mematikan sebelum tumor menjalar kemana-mana.

Sumber: VOA | Penulis: Dhika | VO: Maya | Editor: Eva
Comments
Add NewSearch
Write comment
Name:
Title:
Security Image
Please input the anti-spam code that you can read in the image.
Deteksi dini kanker payudara
Yuais (91.203.96.xxx) 2008-09-10 13:53:06

Seharusnya alat baru tsb,yg brnama molecural breast imaging itu sgra di pergunakan.Spy org"yg trkna kanker pyudara bs berobat k RS trdkat.Tp alat itu jgn hny ada di RS"besar saja RS sderhana pun hrs diadakan alat tsb.Dan jgn hny org2 mampu sja yg bs berobt tp org2 yg tdk mampu juga hrs bs berobt.Berilah kenyamanan pd org2miskin.Mereka jg ingin hdp lyak sprt qt smua.Jgn tmbh beban mrka.Mrk sdh ckp mendrita.Dan spya org2yg trjngkt pnykt kanker jg lbh sdkt.Jgn bnyk2.

Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved.