Perdana di BEI, Saham Adaro Langsung "Melejit"
Rabu, 16 Juli 2008, 21.39 WIB

Get the Flash Player to see this player.
Saham PT Adaro Energy Tbk, hari ini, Kamis (16/07) akhirnya resmi tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Saham perusahaan batubara terintegrasi terbesar di Indonesia itu diperdagangkan dengan kode ADRO dimana tolal saham yang dicatatkan mencapai 31,9 Milyar lembar saham dengan nilai kapitalisasi pasar mencapai Rp. 35,1 Trilyun. 

Selain Direktur Utama BEI, Erry Firmansyah, pencatatan perdana saham PT Adaro Energy ini juga disaksikan jajaran direksi, pemegang saham dan juga kalangan pers. Saat saham ini perdana diperdagangkan, nilai saham perusahaan ini langsung melonjak sekitar 53,6%, dari Rp. 1.100 per lembar menjadi Rp.1690.  

Dalam sambutannya Presiden Direktur PT Adaro Energy, Boy Garibaldi Thohir menyatakan, masuknya Adaro di lantai bursa diharapkan dapat memberikan stimulus positif pada istitusi BEI maupun perekonomian secara nasional. Dengan pengelolaan yang profesional dan transparan, ia optimis Adaro dapat menjadi saham kategori bluechip dan menjadi aset penting bagi bangsa Indonesia.  

Tercatat di papan utama lantai bursa, saham Adaro secara perdana telah ditawarkan kepada publik pada 8-10 Juli lalu dengan harga Rp.1.100. Dari penawaran sekitar 11,4 miilar lembar saham itu, atau sekitar 34,8% total saham keseluruhan, dana yang terhimpun mencapai Rp. 12,3 triliun. Selain dipegang sejumlah institusi, sekitar 11,1 milyar saham Adaro yang tercatat di BEI, dipegang oleh perorangan melalui proses IPO. Jumlah perorangan pemegang saham sekitar 10.105 pihak . 

| Reporter:Anthoni | Kamerawan:Toni | Penulis:Anthoni | Editor Video:Dinda |

Comments
Add NewSearch
Write comment
Name:
Title:
Security Image
Please input the anti-spam code that you can read in the image.
dicky
mushadick (222.124.195.xxx) 2009-08-12 09:32:51

kenapa gak siaran di parabola digital saja biar bisa menyaksikan siaran kompas tv
Hani (122.144.3.xxx) 2008-10-12 19:55:46

waduh kasian juga yang punya saham di perusahaan besar. bisa miskin mendadak tuh, jangan lagi deh, banyak lagi nanti orang miskin baru.gaswat

Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved.