Di Indonesia, penyakit lepra atau kusta sering diidentikkan dengan penyakit kutukan, sangat menular dan mustahil disembuhkan. Akibatnya, tak jarang para penderita kusta dikucilkan baik secara sosial dan bahkan di tengah lingkungan keluarga sendiri. Padahal, selain dapat disembuhkan secara total, para penderita lepra juga dapat hidup normal di tengah masyarakat dan keluarga.
Demikian diungkapkan dr Handoko, Wakil Direktur Rumah Sakit Kusta Sitanala Tanggerang, dalam peluncuran Kampanye Peghapusan Diskriminasi dan Stigma Terhadap Penderita Kusta, di Jakarta, Rabu (11-06).
Dr Handoko mengatakan, selama belum menyerang syaraf, penderita kusta sesungguhnya dapat disembuhkan dan hidup secara normal berkat adanya obat yang disebut Multi Drug Therapy (MDT). Di Indonesia, obat pemberian WHO ini bahkan telah disalurkan secara gratis melalui puskesmas di seluruh provinsi.
Meski jumlah kasus lepra di Indonesia tergolong tinggi, yaitu ketiga terbesar di dunia dan kedua di Asia, dr Handoko mengaku hingga kini penyebab pasti penyakit kusta belum diketahui. Gejala paling mudah mendeteksi penyakit ini adalah munculnya bercak di bagian tubuh tertentu yang tidak menimbulkan rasa apapun bila dicungkil atau diraba.
ehm .. katanya lepra bisa sembuh pake MDT kan .. saudara saya udah mpe tahap dibeberapa bagian tubuhnya mati rasa apa masih bisa menggunakan mdt untuk penyembuhan ?? mdt itu bisa didapat di dokter umum atau specialist ..
informasi kusta
Alex Mutak (202.77.100.xxx) 2009-08-12 09:23:30
Dear all,
Thanks kepada Kompas yg sudah menuliskan dan menyampaikan berita ini. Singkat tapi cukup jelas.
Kepada semua yg sudah menulis responsenya dengan ini kami sapaikan bahwa dr. Handoko, selain wadir RSK Sitanala, beliau adalah juga anggota dewan penasihat di Yayasan Transformasi Lepra Indonesia (YTLI). Yayasan ini bergerak bersama mantan penyandang kusta untuk memajukan dan menyetarakan mereka dengan kita. Untuk yang memerlukan informasi tentang apakah kusta itu menular, seberapa menularkah kusta itu, dan apakah anak-anak/keturunannya bisa juga menularkan, dan seabrek pertanyaan lain; silahkan kunjungi website kami di www.transformasilepra.org. Disana ada beberapa informasi dasar mengenai kusta.
Alex Mutak
YTLI - Indonesia without Leprosy
rg (125.163.180.xxx) 2009-06-25 19:55:26
aslm didaerah klaten tepatnya di desa....ada penderita lepra
rg (125.163.180.xxx) 2009-06-25 19:54:27
slm...di klaten ada penderia kusta apa yang harus dilakukan///,,
mahasiswa uad
uji (117.103.172.xxx) 2008-12-04 08:21:31
saya mempunyai saudara jauh dia kena lepra tapi kabar yang baru aku dengar dia mau diobati secara alternatif karena tidak ada perubahan yang signufikan.da yang pernah mencoba pengobatan tersebut, bagaimana hasilnya
021182
cyk4 (120.136.18.xxx) 2008-07-14 12:36:57
SAYA PUNYA PACAR,YANG KETURUNAN LEPRA'YANG INGIN SAYA TANYAKAN APAKAH PENYAKITYA BISA TERTULAR PADA ANAK SAYA KELAK
saya seorang mahasiswa S2 Sejarah UGM sedang meneliti tentang para penderita Lepra di Karo (Sumatera Utara) 1906-1945, untuk kedepan saya akan memberi info dan membutuhkan info tentang lepra sebagai bahan masukan.
Bahar (118.137.211.xxx) 2008-06-29 20:36:38
Ngeri membayangkan penyakit ini, tapi adalah bijaksana jika kita tetap berkawan dengan mereka.
hlxgf
Mark (125.161.149.xxx) 2008-06-23 12:14:23
Saya seorang,Saya juga tertarik dengan berita ini. Berita ini tentu dapat bermanfaat buat saudara-saudara kita yang belum mengerti kalau penderita kusta atau Lepra jangan di jauhi. kita harus peduli dengan mereka, karena dengan semangat yang kita berikan tentu akan membuat mereka lebih termotivasi untuk mendapatkan kesembuhan.
terimakasih
dr. Mark G.SpS
Santoso (118.137.211.xxx) 2008-06-22 11:05:35
Semua manuasia tidak ada yang mau menjadi pesakitan. Apalagi harus menderita kusta, karena memang benar di Indonesia ini para penderita kusta masih di diskriminasi. Untuk itu sebaiknya kita memang harus peduli dengan mereka.
Handi (116.197.134.xxx) 2008-06-17 15:35:27
Stop diskriminasi terhadap penderita kusta !! kita harus peduli dengan mereka.
Diah (116.197.134.xxx) 2008-06-17 14:58:15
Halo kompas tv, saya tertarik dengan penulisan berita ini, bagus dan memberi pengetahuan bagi saya, Cuma masih ada yang kurang karena di berita ini tidak ditulis apa penyebab dari penyakit kusta ini, karena sebagai orang awam saya tidak mengetahui apa penyebabnya dan adakah pencegahannya. Salam buat wartawannya, karena saya perhatikan tulisan-tulisannya slalu oke. Wassalam
NUH (116.197.134.xxx) 2008-06-17 13:20:04
sebaiknya memang penderita kusta tidak dikucilkan, mereka pasti membutuhakn dorongan dan spirit agar tidak merasa malu.
Roy Suryo : Misteri Supersemar
emangnya sampai seberapa penting sih supersemar untuk bangsa ini?kenapa musti he...
Tanding Persahabatan, Jakmania Bentrok ...
bambang pamungkas - kak bepe aku ini vens berat kakak !!! kakak bisa tidak datan...
Kisah Desa Korban Keganasan HIV/AIDS di ...
Video diatas - Kasihan sekali bila melihat mereka hidup tanpa orangtua karena te...
Sri Mulyani Akui Data BI Tak Memuaskan
perhimpunan rakyat nusantara - Sejak tgl 22 desember 2009 lalu, setelah pansus s...
Pemakaman Sang Legenda Sepakbola
drs.prof.ir.pmpd.mi.se.m - hjhhkoiu;ljiok;]o,p/['-p.;=['
Reog Ponorogo, Tarian Simbol Kerajaan Ma...
kok - file anda tolong diperbaharui... reog bukan dari kerajaan majapahit tapi d...
Tersangka Penipuan 60 Milyaran, Berkedok...
wkwkwkw - knapa kok gak ada yg bersangkutan dengan ham???
Nyatanya, Arthalita Kerap Rapat di Rutan...
Ngeles - Dah Gini Kok masih Ngeles
"Misteri" Tahi Lalat Arthalita
tahi lalat pembawa musibah - tahi lalat yang dimilikinya sama dengan tahi lalat ...
Australian Showcase featuring Akira Isog...
china granite - HI.lane frost countertop vid...