Buruh-buruh Lansia Pelinting Rokok
Minggu, 05 Oktober 2008, 10.50 WIB
Get the Flash Player to see this player.
Usia para buruh atau karyawan pabrik sebuah rokok ini, memang tak lagi muda. Tapi semangatnya, terus membara. Mereka adalah para buruh perempuan lanjut usia yang rata-rata usianya di atas 55 tahun. Dengan sisa-sisa tenaganya, mereka berharap bisa bertahan hidup lebih lama.

Sebuah pabrik rokok lintingan klembak menyan industri rumahan di Gombong, Jawa Tengah mempekerjakan sekitar 300 karyawan yang semuanya lansia. Sebagian besar mereka telah bekerja lebih dari 30 tahun. Pabrik rokok ini sendiri berdiri pada tahun 1950.

Dalam sehari para buruh lansia ini rata-rata bisa melinting 500 batang rokok. Penghasilannya sekitar Rp 10.000,- sehari dengan jam kerja antara pukul 7 pagi hingga jam 2 siang.

Menurut Edi Hendrawanto, si pemilik pabrik, saat ini sangat sulit mencari tenaga baru. Apalagi yang usianya masih muda. Bekerja sebagai pelinting rokok dianggap telah ketinggalan jaman.

Sebagai karyawan, biasanya bekerja secara rutin tiap hari kerja. Tapi tidak demikian, dengan para lansia pelinting rokok ini. Bukan karena tenaganya yang kian menurun, tapi karena ada kesibukan lain yang lebih diprioritaskan. Dan uniknya, si pemilik pabrik memakluminya.

I Reporter: Tim SWC I Kameraman: Tim SWC I Penulis: Sgt I Video Editor: Ucup
Comments
Add NewSearch
Write comment
Name:
Title:
Security Image
Please input the anti-spam code that you can read in the image.
hebat nenek-nenek ini
jhon woo (124.81.188.xxx) 2008-05-26 16:39:14

Hidup makin susah, saya rasa apa yang dilakukan oleh nenek-nenek di liputan ini sungguh menggugah nurani saya. Betapa terhormatnya mereka dengan bekerja dan berusaha sendiri. Meskpun usianya tak muda lagi, meskipun keadaan ekonominya pas-pasan. Ini lebih terhormat, daripada warga yang menerima BLT. Bisa jadi mereka orang-orang yang tangguh, tapi ketika dapat iming-iming, jadilah mereka pengemis. BLT menurut saya menjadikan bangsa ini menjadi pengemis......dan pemerintah tuannya. Ini sungguh tidak mendidik. Mengapa, karena kita bukan dalam keadaan kena bencana....
Misi sosial
ag.siloy (222.124.71.xxx) 2008-05-26 13:24:12

Sebuah misi sosial yang dilakukan oleh perusahaan rokok Klembak menyan harus didukung keberadaannya oleh pemerintah.

Perusahaan-2 seperti inilah yang harus menjadi prioritas "bantuan" dari pemerintah baik dalam bentuk UKM ataupun jenis modal kerja lainnya.

Dalam konteks ketahanan ekonomi, maka perusahaan seperti ini hampir tak berdampak serius jika ada gejolak ekonomi, sudah selayaknya model perusahaan semacam ini diperbanyak di tanah air.

Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved.