| Gempa Haiti; Diperkirakan 45.000 Orang Tewas |
| Jumat, 15 Januari 2010, 15.36 WIB | |||||
|
Get the Flash Player to see this player.
Ingin tahu berita terbaru INTERNASIONAL lewat HP Anda? Ketik REG spasi MANCA kirim ke 9545Para dokter, anjing pelacak, tentara dan tim penyelamat terbang menuju tanah luluh lantak penuh dengan orang-orang mati dan sekarat. Namun mereka menemukan kesulitan di mana-mana, mulai di bandara utama yang kekurangan bahan bakar jet, bahkan landasan terbang dan tanpa menara kontrol. Palang Merah Internasional memperkirakan 45 ribu hingga 50 ribu orang terbunuh dalam gempa katasiklismik, berdasar informasi dari Palang Merah Haiti dan pejabat pemerintah. Tim penyelamat yang berada dalam tekanan besar menggunakan buldoser, sebagai cara alternatif untuk memindahkan mayat. Kekhawatiran memuncak, terutama terkait pasokan air dan makanan untuk korban selamat. Dari Virginia, dari Cina, tim penyelemat yang bersiaga akhirnya mampu membantu mengangkat reruntuhan untuk mencari korban selamat. Dalam 'keajaiban kecil', tim pemcari berhasil menarik seorang petugas keamanan hidup-hidup dari bawah reruntuhan lantai beton gedung markas perdamaian UN, tempat dimana banyak korban lain terkubur di dalamnya. Namun sebaliknya, kesunyian kematian begitu luar biasa nyata di kota yang dipenuhi mayat berserakan di jalan-jalan bersuhu kurang lebih 30 derajat Celsius. Itu belum termasuk lengan dan kaki yang mencuat dari tubuh-tubuh beku tak bernyawa di balik reruntuhan. Di luar kamar mayat General Hospital, ratusan mayat yang dikumpulkan menutupi area parkir, sementara mereka yang hidup, berdiri di atasnya mencari-cari bila ada yang dikenal dari ratusan tubuh beku trsebut. Pasukan penjaga perdamaian PBB Brasil, kunci dari keamanan kota saat ini, tengah berupaya mengorganisasi pemakaman masal sesegera mungkin. | Sumber: Associated Press/Penerjemah: Rizal/Text Editor: Zaldo/VO: Maya/ Video Editor: Fajar| =========================== Original Source : Associated Press (AP) Associated Press (AP) in Indonesia :
The Associated Press is the backbone of the world's information system serving thousands of daily newspaper, radio, television and online customers with coverage in all media and news in all formats. It is the largest and oldest news organization in the world, serving as a source of news, photos, graphics, audio and video. The Associated Press provides the world’s most reliable, prompt, and accurate breaking video news, sports, and entertainment content to over 500 broadcast newsrooms, portals, Web, broadband and mobile customers worldwide
Powered by !JoomlaComment 3.12 Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved. |
|||||
| VIDEO LAIN |
|---|
|
|
| VIDEO TERKAIT |
|---|


Roy Suryo : Misteri Supersemar
emangnya sampai seberapa penting sih supersemar untuk bangsa ini?kenapa musti he...
Tanding Persahabatan, Jakmania Bentrok ...
bambang pamungkas - kak bepe aku ini vens berat kakak !!! kakak bisa tidak datan...
Kisah Desa Korban Keganasan HIV/AIDS di ...
Video diatas - Kasihan sekali bila melihat mereka hidup tanpa orangtua karena te...
Sri Mulyani Akui Data BI Tak Memuaskan
perhimpunan rakyat nusantara - Sejak tgl 22 desember 2009 lalu, setelah pansus s...
Pemakaman Sang Legenda Sepakbola
drs.prof.ir.pmpd.mi.se.m - hjhhkoiu;ljiok;]o,p/['-p.;=['
Reog Ponorogo, Tarian Simbol Kerajaan Ma...
kok - file anda tolong diperbaharui... reog bukan dari kerajaan majapahit tapi d...
Tersangka Penipuan 60 Milyaran, Berkedok...
wkwkwkw - knapa kok gak ada yg bersangkutan dengan ham???
Nyatanya, Arthalita Kerap Rapat di Rutan...
Ngeles - Dah Gini Kok masih Ngeles
"Misteri" Tahi Lalat Arthalita
tahi lalat pembawa musibah - tahi lalat yang dimilikinya sama dengan tahi lalat ...
Australian Showcase featuring Akira Isog...
china granite - HI.lane frost countertop vid...