| Obama: Kembalikan $117 Miliar Uang Rakyat |
| Jumat, 15 Januari 2010, 16.46 WIB | |||||
|
Get the Flash Player to see this player.
Ingin tahu berita terbaru INTERNASIONAL lewat HP Anda? Ketik REG spasi MANCA kirim ke 9545Presiden Barack Obama mengatakan Wall Street harus mengembalikan $117 miliar dana negara dan mengecam bank yang mengeruk keuntungan berlebihan serta memberikan bonus berlebihan kepada pegawainya. Penetapan pajak sebesar $117 miliar itu untuk mengembalikan uang yang dipergunakan pemerintah Amerika untuk menalangi kekurangan dana bank selama krisis keuangan. Langkah ini mengikuti kemarahan publik atas dunia perbankan karena dianggap bertanggung jawab menjadi penyebab krisis ekonomi. Ia mengatakan tujuannya bukan untuk menghukum perusahaan-perusahaan Wall Street tetapi untuk menghentikan penyalahgunaan wewenang dan mencegahnya agar tidak terjadi kembali. Wartawan BBC Michelle Fleury mengatakan Presiden Obama menggunakan kata bernada teguran bahwa bank harus membayar uang pembayar pajak. Namun pajak itu hanya akan berlaku bagi perusahaan dengan asset lebih dari $50 miliar. Diperkirakan ada 50an perusahaan dengan asset sebesar itu, walau banyak di antara mereka tidak menerima bantuan pemerintah dan banyak pula yang telah mengembalikan uang pinjaman pemerintah itu. Pajak itu akan setidaknya mengembalikan $700 miliar milik pemerintah Amerika saat menggelontorkan dana yang disebut Program Bantuan untuk Asset Bermasalah. Dana itu dikeluarkan di tengah krisis keuangan 2008 menyusul ambruknya bank investasi Lehman Brothers dan pemberian bantuan miliaran dollar untuk lembaga asuransi American International Group (AIG). Dana itu membantu menghentikan memburuknya krisis dan memulihkan kepercayaan warga pada dunia perbankan. | Sumber: Associated Press/Penerjemah: Rizal/Text Editor: Zaldo/VO: Maya/ Video Editor: Fajar| =========================== Original Source : Associated Press (AP) Associated Press (AP) in Indonesia :
The Associated Press is the backbone of the world's information system serving thousands of daily newspaper, radio, television and online customers with coverage in all media and news in all formats. It is the largest and oldest news organization in the world, serving as a source of news, photos, graphics, audio and video. The Associated Press provides the world’s most reliable, prompt, and accurate breaking video news, sports, and entertainment content to over 500 broadcast newsrooms, portals, Web, broadband and mobile customers worldwide
Powered by !JoomlaComment 3.12 Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved. |
|||||
| VIDEO LAIN |
|---|
| VIDEO TERKAIT |
|---|


Roy Suryo : Misteri Supersemar
emangnya sampai seberapa penting sih supersemar untuk bangsa ini?kenapa musti he...
Tanding Persahabatan, Jakmania Bentrok ...
bambang pamungkas - kak bepe aku ini vens berat kakak !!! kakak bisa tidak datan...
Kisah Desa Korban Keganasan HIV/AIDS di ...
Video diatas - Kasihan sekali bila melihat mereka hidup tanpa orangtua karena te...
Sri Mulyani Akui Data BI Tak Memuaskan
perhimpunan rakyat nusantara - Sejak tgl 22 desember 2009 lalu, setelah pansus s...
Pemakaman Sang Legenda Sepakbola
drs.prof.ir.pmpd.mi.se.m - hjhhkoiu;ljiok;]o,p/['-p.;=['
Reog Ponorogo, Tarian Simbol Kerajaan Ma...
kok - file anda tolong diperbaharui... reog bukan dari kerajaan majapahit tapi d...
Tersangka Penipuan 60 Milyaran, Berkedok...
wkwkwkw - knapa kok gak ada yg bersangkutan dengan ham???
Nyatanya, Arthalita Kerap Rapat di Rutan...
Ngeles - Dah Gini Kok masih Ngeles
"Misteri" Tahi Lalat Arthalita
tahi lalat pembawa musibah - tahi lalat yang dimilikinya sama dengan tahi lalat ...
Australian Showcase featuring Akira Isog...
china granite - HI.lane frost countertop vid...