Pasca Teriakan "Boediono Maling" DPR Diperketat
Rabu, 13 Januari 2010, 11.56 WIB
Get the Flash Player to see this player.
Ingin tahu berita terbaru POLITIK lewat HP Anda? Ketik REG spasi POLITIK kirim ke 9545 !

Insiden teriakan "Boediono Maling" yang menggelegar saat pemeriksaan Wakil Presiden Boediono, Selasa (12/1), kemarin tidak akan berpengaruh pada kinerja Pansus Century. Pansus akan tetap pada prinsip keterbukaan dalam setiap pemeriksaan.

Pasca insiden Laode Kamaludin tersebut, DPR meningkatkan pengamanan. Ketua Pansus Angket Bank Century DPR Idrus Marham mengatakan, kuncinya ada pada kontrol diri sendiri dan niat yang kuat.

Idrus menjelaskan, adanya aturan main data secara terbuka dalam pansus membuat setiap praktek kecurangan akan terlihat. Ada data tapi sikap komisi tidak sesuai, lanjut dia, pasti akan diketahui oleh masyarakat.

Sebelumnya, saat Wakil Presiden Boediono diperiksa Panitia Khusus Kasus Bank Century,Selasa (12/1) di Gedung DPR, Laode Kamaludin, aktivis KAPAK (Komite Aksi Pemuda Anti Korupsi), yang berada di balkon atas ruangan pansus berteriak "Boediono Maling".

Tentu saja, teriakan itu membuat kaget anggota Pansus dan pengunjung lainnya. Setelah dipaksa keluar oleh petugas keamanan DPR, Laode kemudian dibawa ke Polda Metro Jaya untuk penyelidikan.

Pada hari itu juga, Laode dibebaskan polisi karena tidak adanya bukti apapun yang mengharuskan Laode ditahan, dan tidak adanya delik aduan.

| Rep/Kam:Syariful | Penulis:Alam | Editor Video:Ucup |
Comments
Add NewSearch
Write comment
Name:
Title:
Security Image
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved.

 

Powered By PageCache