| Kesenian Tradisional dalam Peringatan HUT Jambi |
| Kamis, 07 Januari 2010, 13.40 WIB | |||||
|
Get the Flash Player to see this player.
Ingin tahu berita terbaru NASIONAL lewat HP Anda? Ketik REG spasi NASIONAL kirim ke 9545 !Berbagai kesenian mulai dari kendaraan hias tradisional, pakaian daerah, alat musik, dan batik cap terpanjang bermotif khas melayu Jambi turut memeriahkan Festival Budaya Jambi yang digelar selasa siang di kawasan Telanaipura Kota Jambi. Festival budaya ini disambut antusias lapisan masyarakat karena mempertunjukkan keberagaman seni budaya Jambi yang kental dengan adat melayunya. Selain untuk melestarikan dan mempromosikan budaya daerah Jambi festival ini juga sekaligus memperingati hari ulang tahun propinsi Jambi yang ke 53 Salah satu kendaraan hias tradisional masyarakat Jambi yang ikut dalam festival ini adalah sado atau alat angkut yang ditarik dengan kuda, Di kota Jambi, keberadaan sado kini semakin sulit didapat karena kalah bersaing dengan alat transportasi darat lainnya seperti mikrolet dan ojek. Dalam tabuhan suara kompangan dan drum band, ratusan peserta pawai berpakaian tradisional Teluk Belango bagi kaum lelaki dan Tengkuluk untuk wanitanya tampak antusias menyusuri jalanan yang cukup panas siang itu. Dan yang tak kalah menarik, sekitar 160 anak SMA membawa kain batik cap sepanjang 452 meter. Kain ini merupakan batik cap khas Jambi yang masuk dalam rekor muri pada 6 januari 2007 lalu. Selama ini, batik cap tersebut tersimpan rapi di gedung Dekranasda Provinsi Jambi. Pada perayaan hut ke 53 Provinsi Jambi, batik ini kembali digelar dan diperlihatkan kepada masyarakat umum sehingga mengingatkan kepada masyarakat akan pentingnya melestarikan kebudayaan Indonesia. Tak hanya pawai, perayaan HUT Provinsi Jambi yang dijuluki “Tanah Pilih Pesako Betuah” ini juga dimeriahkan oleh pameran budaya yang berasal dari kabupaten/kota dalam Provinsi Jambi. Beragam kebudayaan, kerajinan, dan dokumentasi daerah masing-masing dipamerkan di halaman kantor gubernur Jambi. Tahun ini HUT Propinsi Jambi memang lebih meriah dari tahun sebelumnya karena tahun ini Gubernur Jambi, Zulkifli Nurdin yang telah dua periode memimpin Jambi, akan berakhir masa jabatannya. Semoga saja di masa yang akan datang Propinsi Jambi akan semakin maju dan makmursehingga dapat menjadi contoh bagi propinsi lainnya. Dirgahayu Propinsi Jambi yang ke 53. | Rep/Kam: Romy-Jambi| Penulis:Romy-Jambi| Vo: Maya-Henry |Editor Video:Zulfan|
Powered by !JoomlaComment 3.12 Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved. |
|||||
| VIDEO LAIN |
|---|
| VIDEO TERKAIT |
|---|


Roy Suryo : Misteri Supersemar
emangnya sampai seberapa penting sih supersemar untuk bangsa ini?kenapa musti he...
Tanding Persahabatan, Jakmania Bentrok ...
bambang pamungkas - kak bepe aku ini vens berat kakak !!! kakak bisa tidak datan...
Kisah Desa Korban Keganasan HIV/AIDS di ...
Video diatas - Kasihan sekali bila melihat mereka hidup tanpa orangtua karena te...
Sri Mulyani Akui Data BI Tak Memuaskan
perhimpunan rakyat nusantara - Sejak tgl 22 desember 2009 lalu, setelah pansus s...
Pemakaman Sang Legenda Sepakbola
drs.prof.ir.pmpd.mi.se.m - hjhhkoiu;ljiok;]o,p/['-p.;=['
Reog Ponorogo, Tarian Simbol Kerajaan Ma...
kok - file anda tolong diperbaharui... reog bukan dari kerajaan majapahit tapi d...
Tersangka Penipuan 60 Milyaran, Berkedok...
wkwkwkw - knapa kok gak ada yg bersangkutan dengan ham???
Nyatanya, Arthalita Kerap Rapat di Rutan...
Ngeles - Dah Gini Kok masih Ngeles
"Misteri" Tahi Lalat Arthalita
tahi lalat pembawa musibah - tahi lalat yang dimilikinya sama dengan tahi lalat ...
Australian Showcase featuring Akira Isog...
china granite - HI.lane frost countertop vid...