Kesenian Daerah Menyambut Temu Karya di Jambi
Senin, 28 Desember 2009, 15.23 WIB
Get the Flash Player to see this player.
Ingin tahu berita terbaru NASIONAL lewat HP Anda? Ketik REG spasi NASIONAL kirim ke 9545 !

Pemuda-pemudi dari etnis Tionghoa Jambi, kini telah mahir dalam tarian daerah, diantaranya tarian sekapur sirih. Sekapur sirih adalah tarian khas Jambi dalam menyambut tamu kenegaraan dan tamu agung di Jambi.

Tarian sekapur sirih sebagai ungkapan selamat datang di Provinsi Jambi kepada tamu-tamu terhormat. Sekarang, tarian sekapur sirih ini biasa ditampilkan pada saat even-even budaya melayu menyambut tamu-tamu agung yang berkunjung ke Jambi atau ditampilkan pada saat perkawinan.

Biasanya penari menyuguhkan sirih untuk dikunyah si tamu dan tamu harus mengambil satu dari sekian sirih yang telah dilumuri kapur terlebih dahulu, meskipun ia tidak “nyirih”. Dengan diambilnya sirih dari penari, menandakan si tamu menghormati tuan rumah.  

Tarian ini dipentaskan pada pembukaan "Temu Karya Pemuda Kreatif" yang diadakan oleh Majelis Buddhayana Indonesia (MBI) kota Jambi mulai tanggal 26 hingga 31 Desember 2009. Tarian seperti ini hendaknya selalu dilestarikan dan diinventarisir agar tetap bertahan dari generasi ke generasi berikutnya.

Temu karya diikuti 12 Vihara dan Cetya Budhayana se-Sumbagsel. Vihara dan Cetya tersebut berasal dari sembilan kota se-Sumbagsel, di antaranya Jambi, Kualatungkal, Linggau, Bangka, Curup, Bengkulu, Muaraenim, Palembang, dan Muarobungo.

| Rep/Kam:Rommy-Jambi| VO: Riana | Editor Video:Ucup |
Comments
Add NewSearch
Write comment
Name:
Title:
Security Image
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved.