4 Elemen Massa Peringati Hari Anti Korupsi di Jambi
Kamis, 10 Desember 2009, 13.45 WIB
Get the Flash Player to see this player.
Ingin tahu berita terbaru NASIONAL lewat HP Anda? Ketik REG spasi NASIONAL kirim ke 9545 !

Peringatan Hari Anti Korupsi se-dunia di kota jambi diwarnai aksi unjuk rasa dari empat elemen massa yang berbeda. Dengan membawa berbagai poster, atribut, dan menggelar aksi teaterikal, masing-masing kelompok menyatakan pernyataan sikap yang sama yakni mengecam tindakan korupsi yang dilakukan para pejabat, mulai dari pejabat daerah hingga pusat.  Walau sempat diwarnai aksi saling dorong dengan petugas keamanan, aksi yang dilakukan oleh kelompok berbeda tetap berjalan lancar.

Beberapa kasus korupsi lokal dan kasus Bank Century menjadi isu sentral dalam aksi unjuk rasa ini. Elemen massa seperti Bem UNJA, berhasil membujuk pejabat Pemprov yakni Asisten III, Satria Budhi, untuk menandatangani spanduk dukungan melawan korupsi. Tidak hanya itu, mereka juga membakar replika tikus yang dirantai sebagai simbol matinya para koruptor di Indonesia. BEM IAIN Sultan Thaha di DPRD Provinsi Jambi menggiring ketua DPRD Provinsi, Efendi Hatta dari fraksi demokrat untuk menyatakan sikap melawan korupsi. Di Kejati Massa BEM IAIN juga menggelar aksi teaterikal dan tabur bunga sebagai simbol matinya keadilan. Mahasiswa juga menyerahkan buku KUHP dan buku Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi kepada Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi, Daniel Tombe. Elemen massa terakhir yang melaksanakan unjuk rasa adalah HMI Cabang Jambi yang sempat adu dorong dengan pihak keamanan saat berusaha masuk menemui kajati.

Akibat unjuk rasa ini, simpang empat Bank Indonesia di kawasan Telanai Pura menjadi macet, karena pendemo memfokuskan titik keberangkatan dari Bundaran Bank Indonesia sebelum bergerak ke gedung kejaksaan tinggi, DPRD Provinsi, dan kantor Gubernur Jambi.

| Rep/Kam: Romy | Penulis:Romy|Vo : Maya - Henry | Editor Video:Ucup|
Comments
Add NewSearch
Write comment
Name:
Title:
Security Image
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved.