MUI Akhirnya Mencekal Film ML
Selasa, 13 Mei 2008, 21.45 WIB
Get the Flash Player to see this player.
Rencana penayangan Film Mau lagi alias "ML" langsung mendapat tanggapan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Wadah para ulama tersebut meminta agar umat Islam tidak mononton film tersebut apabila diluncurkan.

Menurut MUI, film tersebut mengandung unsur pornografi dan pelecehan perempuan. MUI khawatir jika film remaja tersebut ditayangkan akan membawa dampak negatif di masyarakat. Rencananya film yang dibintangi Ferry Irawan dan Ratu Felisha tersebut akan ditayangkan pada 15 Mei Mendatang.

ML bukanlah film pertama yang mendapat reaksi dari MUI. Sebelumnya film Buruan Cium Gue juga mendapat cekal dari MUI dan beberapa ormas Islam. Mereka menilai film tersebut dapat merusak moral generasi muda. Semoga saja kebangkitan perfilman tidak hanya pada kuantitasnya saja tetapi dibarengi dengan kualitas.

| Reporter:Mahfud | Kamerawan:Effendy | Penulis:Fuendy | Editor Video:Ganda |
Comments
Add NewSearch
Write comment
Name:
Title:
Security Image
Please input the anti-spam code that you can read in the image.
ikin.yorya@windowslive.com
ikin (118.137.50.xxx) 2009-03-12 15:00:55

saya sependapat kep.mui tapi yang dicekal harusnya bukan film ml saja tapi semua film yang berbau pornografi&pornoaksi demi moral generasi muda yang akan datang
ikin.yorya@windowslive.com
ikin (118.137.50.xxx) 2009-03-12 14:53:46

saya sependapat dengan kep.mui untuk mencekal film ml,tapi lebih setuju lagi cekal semua film2 yang berbau pornografi&pornoaksi.demi membentuk moral bangsa yang baik.
ikin.yorya@windowslive.com
ikin (118.137.50.xxx) 2009-03-12 14:47:00

saya sependapat dengan kep.mui untuk mencekal film ml,tapi lebih setuju lagi cekal semua film2 yang berbau pornografi&pornoaksi.demi membentuk moral bangsa.
Abdilla (117.102.80.xxx) 2008-07-04 13:44:42

Kehancuran ekonomi negara ini salah satunya karena runtuhnya moral bangsa, apalagi jika film film yang tak bermoral seperti ini masih dibuat, sebaiknya pemerintah bertindak tegas, terhadap para aktifis film perusak moral ini..... mereka adalah biang kehancuran bangsa dan negara.... berantas dan jangan biarkan oknum-oknum yang akan menghancurkan negara dan bangsa tersebut bisa enak enak menghirup udara indonesia..
MUI akhirnya mencekal film ML
igoreski (118.136.220.xxx) 2008-06-29 20:09:37

Moralitas bangsa lebih mahal dibandingkan dengan pembuatan film itu sendiri. Berantas hangus yang berbau pornografi dan mengatas namakan kreatifitas. Kreatifitas tersebut adalah kreatifitas pinggiran
MUI akhirnya mencekal film ML
igoreski ambiar (118.136.220.xxx) 2008-06-29 20:06:18

Saya dukung kerja MUI memang film tersebut jauh dari budaya bangsa.
bener banget
leila (125.163.24.xxx) 2008-06-19 16:05:08

rencana MUI tuh bener banget, emang bener pasar film indonesia sekarang ini lagi gencarnya film-film aksi yang mngandung pornografi, tapi mengapa semuanya mesti ikut latah memproduksi film begituan. saya dukung MUI untuk mencekal di edarkannya kembali film ML
Setuju ...
Harry Pieters (118.136.52.xxx) 2008-06-13 11:56:13

Film-film yang tidak bermutu dicekal saja.
setuju
arul (202.182.54.xxx) 2008-05-23 23:34:44

khusu LSF terus tingkatkan agar film2 nya tidak merusak moral bangsa.
saya sangat setuju
agar moral bangsa ini tidak hancur semakin parah.
khusus para regenerAsi muda kita.
Gimana dengan film2 horor?
Saladin (117.102.80.xxx) 2008-05-17 16:19:30

Kalo memang MUI mau mencekal jangan cuman film2 yang berbau "porno" coba liat juga tuh gimana film2 tidak bermutu yang bikin pikiran manusia kacau balau dengan banyaknya film2 fiksi tentang setan2. Kayanya itu deh yang perlu dicekal, ngerusak perilaku bangsa yang terlalu sering dibohongi dengan cerita2 misteri!!! Mungkin tiu yang bikin negeri ini gak maju2, kebanyakan dibohongi ama setan2 yang gak jelas juntrungannya.
MUI tidak berhak mecekal
Cotty (117.102.80.xxx) 2008-05-17 16:15:48

MUI sama sekali tidak mempunyai jalur hukum untuk mencekal film ML. Satu-satunya wadah pemerintah yang berhak mencekal adalah Lembaga Sensor Film. Silakan lempar ke publik apakah film ini pantas dilihat atau tidak dan biar publik sendiri menilai bukan wadah keagamaan.
Dimensi moralitas
ag.siloy (117.102.80.xxx) 2008-05-17 13:11:17

Dimensi moralitas bagi setiap orang pasti berbeda, itu tergantung "Value" yang dianut dan diyakini orang tersebut.
"Moralitas sex" pun berbeda antara satu society dan lainnya, ada yang menganggap sex adalah Fun, ada yg juga yang menganggap "sebuah ritual" suci untuk meneruskan keturunan.
Jadi melihatnyapun jangan "Hitam-Putih" yang pada akhirnya akan terjadi pertentangan dan perdebatan yang gak ada habisnya.
Membicarakan "benar-salah" dan "suci - dosa" dalam konteks ini dgn sudut pandang "value" yang berbeda adalah pekerjaan yang sia sia, seperti "ORANG BOTAK YANG BERUSAHA MENGUMPULKAN SISIR"
Hancurkan agen2 pornografi
Fera (117.102.80.xxx) 2008-05-15 12:52:55

Sedih sekali di saat peringatan 100 thn kebangkitan nasional sineas muda malah malah menghasilkan kreativitas yang menjijikan dengan dalih seni dan fenomena yang ada di masyarakat. Sejak film virgin di luncurkan tahu gak sih berapa banyak remaja yang meniru jual perawan untuk hura-hura.
Kalaupun kejadian yang di gambarkan film tersebut benar terjadi tidak perlulah di angkat ke masyarakat toh saya yakin jumlahnya tidak sampai 10 persen, apalagi di buat dengan cara vulgar seperti itu. Karena cuma akan jadi contoh bagi remaja dengan konsep diri yang Lemah. Bagi anda semua yang belum merasakan jadi orang tua pasti tidak akan pernah terfikir, betapa sangat berbahayanya dampak dari film tersebut bagi anak-anak kami. Sudah sangat jelas apa yang ingin di capai para pembuat film ini UANG sekali lagi UANG. Apalagi yang di katakan Mr Shanker di TV merupakan benar-benar kebohongan yang luar biasa bagaimana mungkin dia bisa bilang bahwa film ini bocor trilernya di internet padahal menurut Titi Sai...
kebohongan public
Dado (117.102.80.xxx) 2008-05-15 12:40:46

produser ML Shanker mendingan deportasi ke negrinya kalu mau buat kerusakan jangan di Sini, di sinikan dia cuma numpang cari makan. Kasian deh sama bangsa ini kok ya rakyatnya gak nyadar kalu udah di jajah secara pemikiran. Film kayak gitu kok di bilang pendidikan? pendidikan buat siapa ? gw yakin cuma orang-orang bejad aja yang suka sama film kayak ginian. Gak usah ngatain orang munafik bagi yang emang suka film kayak ginian, jangan-jangan emang hari2nya ngelakukan hal bejad kayak gini gak khawatir apa lu semua kena AIDS
sekitar pro dan kontra ML
suke (117.102.80.xxx) 2008-05-14 14:07:14

klo dilihat dari kreatifitas sebenarnya seni tidak mengenyampingkan kepatutan, lain ceritera klo si produser bermimpi akan mendulang emas dari film yang diproduksinya. Laris, namun semakin terpuruk moral bangsa ini. waspadalah...... waspadalah.
Setuju
Hilda (125.163.31.xxx) 2008-05-14 09:31:20

Aku sangat mendukung MUI
bagus, saya setuju
heri seno aji (117.102.80.xxx) 2008-05-14 09:14:19

film yang berbau pornografi harus ditolak, dicekal. Selamatkan bangsa. Itu bukan kreatifitas tapi sensualitas. Ya, memang semua film kaya gitu harus dilarang juga.
Kreatif? Munafik? Halah..
Yudi (117.102.80.xxx) 2008-05-14 09:10:51

Kalaupun udah enggak "putih suci", apa mau ditambah kotor? Kalaupun mau menyampaikan "sex education" bukan begitu caranya..Itu mah namanya "sex provocation".
Apanya yang kreatif? Gak cuma norak, tapi teramat sangat norak sekali! Kebebasan berkreatifitas juga ada batasnya ! Klo mau kreatif dengan yang cara seperti itu, silahkan aja bikin film full-porno sekalian, tapi jangan dirilis untuk publik.
Sepakat! Cekal aja semua film yang ada konten pornografi/pornoaksinya! Amin!
Semoga dunia perfilman Indonesia yang sudah mulai berkembang ini, tidak dihancurkan oleh film-film kacangan yang mengumbar kontroversi hanya untuk keuntungan semata.
Anonymous (222.124.209.xxx) 2008-05-13 23:52:02

ngapain dicekal,film tersebut kan mangangkat realita yang ada pada masyarakat, khususnya remaja...
irfaelbata@yahoo.com (117.102.80.xxx) 2008-05-14 09:09:35

ya betul sekali jangan kita tonton aja film yang mengandung pornografi biar ga laku tu film. ga kasian apa ma bangsanya sendiri kok ingin merusak moral bangsa sendiri sih, cuma mikirin perutnya sendiri aja sih.
knapa ML harus dicekal?
si'HEBAAT (202.158.112.xxx) 2008-05-13 23:07:19

aneh!
orang udah berkreasi dan mengeluarkan idea'nya
ko malah dicekal.!?

memang sii
film'nya AGAK mirip dengan AMERICAN PIE

tp,
tolong
yg dinilai itu
JANGAN hanya bentuk pornografi'nya
atau apalah itu
tp,
dari segi kreativitas'nya



jadi,
ML ttp lauching kan??



untuk masalah pencekalan
yg dikeluarkan MUI

anggap saja
publisitas gratis!
hehehe
Munafik amat
Ducky (12.202.76.xxx) 2008-05-13 22:57:06

weleh, kayak nya film kayak gitu ngga ada apa2nya dibandingin film lainya, munafik amat, anak2 indo yg lain emangnya msh "putih suci" semua ampe ngga ngerti apa itu love or sex? kl mau cekal, cekal tuh semua film lainnya yg ada unsur sexnya biar adil.

Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved.