Para demonstran di depan Istana Merdeka, Jakarta, oleh aparat keamanan dihadiahi sebuah gas air mata, saat bergerak meninggalkan lokasi.
Para demonstran yang tergabung Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Indonesia, sekitar 50 mahasiswa, terkena gas air mata sebanyak tiga kali tepat berada di belakang mereka.
Kontan, keadaan tersebut sempat membuat emosi mahasiswa, saat diantara mereka hendak melakukan sholat magrib di pelataran Monas. Para demonstran BEM SI setidaknya berjumlah 3.000 orang, mendatangi Istana sejak siang hari, terjatuh pingsan akibat kepanasan.
Roy Suryo : Misteri Supersemar
emangnya sampai seberapa penting sih supersemar untuk bangsa ini?kenapa musti he...
Tanding Persahabatan, Jakmania Bentrok ...
bambang pamungkas - kak bepe aku ini vens berat kakak !!! kakak bisa tidak datan...
Kisah Desa Korban Keganasan HIV/AIDS di ...
Video diatas - Kasihan sekali bila melihat mereka hidup tanpa orangtua karena te...
Sri Mulyani Akui Data BI Tak Memuaskan
perhimpunan rakyat nusantara - Sejak tgl 22 desember 2009 lalu, setelah pansus s...
Pemakaman Sang Legenda Sepakbola
drs.prof.ir.pmpd.mi.se.m - hjhhkoiu;ljiok;]o,p/['-p.;=['
Reog Ponorogo, Tarian Simbol Kerajaan Ma...
kok - file anda tolong diperbaharui... reog bukan dari kerajaan majapahit tapi d...
Tersangka Penipuan 60 Milyaran, Berkedok...
wkwkwkw - knapa kok gak ada yg bersangkutan dengan ham???
Nyatanya, Arthalita Kerap Rapat di Rutan...
Ngeles - Dah Gini Kok masih Ngeles
"Misteri" Tahi Lalat Arthalita
tahi lalat pembawa musibah - tahi lalat yang dimilikinya sama dengan tahi lalat ...
Australian Showcase featuring Akira Isog...
china granite - HI.lane frost countertop vid...