| Marosok, Sistem Transaksi di Pasar Ternak |
| Senin, 14 September 2009, 12.09 WIB | |||||
|
Get the Flash Player to see this player.
Ingin tahu berita terbaru NASIONAL lewat HP Anda? Ketik REG spasi NASIONAL kirim ke 9545 !Pasar Ternak Sungai Sariak Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat, memiliki keunikan dalam sistem jual beli ternak. Sebab, transaksi harga ternak tak diumumkan secara terbuka. Melainkan hanya diketahui oleh pemilik dan pembeli melalui bahasa tangan yang dikenal dengan istilah marosok. Ibarat orang sedang berjabat tangan, antara pembeli dan penjual terlibat pembicaraan serius perihal tawar menawar harga. Namun, tangan yang saling berjabatan itu ditutup dengan kain sarung atau handuk agar tak terlihat calon pembeli lain. Di balik sarung atau handuk, tangan pembeli dan penjual saling menggenggam. Masing-masing jari melambangkan nilai nominal sebesar Rp 1 juta. Contohnya, apabila harga ternak Rp 2,5 juta maka jari yang digenggam dua buah. Sedangkan yang Rp 500.000 dilambangkan dengan menggenggam seluruh jari. Bukan itu saja keunikan Pasar Ternak Sungai Sariak. Sebab, berat hewan pun tak diperhitungkan melalui alat timbangan, melainkan hanya berdasarkan pengalaman pedagang dengan cara dilihat. Kalau cocok, langsung dibayar tunai. | Rep/Kam:Indrawadi-Padang | VO:Maya | Editor Video:Zulfan |
Powered by !JoomlaComment 3.12 Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved. |
|||||
| Video Terkait (Serambi Ramadhan) |
|---|
|
|

