BPOM: Kantong Kresek Beracun
Selasa, 14 Juli 2009, 14.08 WIB
Get the Flash Player to see this player.
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memberikan peringatan terhadap dua kemasan makanan berbahaya bagi kesehatan kerena mengandung bahan logam berat. Kedua kemasan yang mengandung racun ini adalah plastik polivinil klorida (PVC) dan kantong plastik kresek.

Berdasarkan hasil penelitian Badan Pengawasan Obat dan Makanan, kantong plastik kresek berwarna, terutama yang berwarna hitam, sangat berbahaya bagi kesehatan jika digunakan untuk mewadahi makanan siap saji.

Hal tersebut disampaikan Kepala BPOM Dr Husniah Rubiana Thamrin saat jumpa pers di Kantor Badan POM Jakarta, Selasa (14/7).

Husniah mengungkapkan, kantong plastik berwarna tersebut merupakan produk daur ulang yang tidak diketahui apa bekas wadah pestisida limbah rumah sakit, limbah logam berat, atau limbah manusia, sehingga sangat membahayakan kesehatan.

BPOM telah melakukan sampling dan pengujian di laboratorium terhadap 11 jenis kemasan makanan dari plastik PVC.

Oleh sebab itu, BPOM mengimbau masyarakat untuk tidak menggunakan kemasan makanan berbahan PVC untuk menyimpan makanan berminyak dan lemak dalam keadaan panas.

Akibat jangka panjang dari penggunaan kantong platik berwarna ini, bisa mengakibatkan berbagai macam penyakit seperi kanker, ginjal, dan lain-lain.

| Rep/Kam:Ade | Penulis:Dian | VO:Riana | Editor Video:Zulfan |
Comments
Add NewSearch
Write comment
Name:
Title:
Security Image
Please input the anti-spam code that you can read in the image.
gatot.digest@gmail.com
gatot (202.152.231.xxx) 2009-07-22 11:57:30

Saya benar-benar bingung dengan kerja BPOM.
Beberapa bulan lalu BPOM telah me-launching standar kandungan aditif yang aman dalam bahan plastik. Di dokumen tersebut disebutkan zat-zat yang diperbolehkan ada dalam bahan plastik untuk kemasan makanan, beserta ambang batas kandungan maksimum zat tersebut.
Saya pikir BPOM sudah mengerti dan menerima bahwa zat-zat tersebut memang ada dalam bahan plastik dan aman ASALKAN kandungannya tidak melebihi ambang batasnya.
Akan tetapi sungguh mengecewakan bahwa BPOM ternyata mementahkan kembali standar yang sudah dia buat (yang notabene sebenarnya murni meng-copy standar yang diterapkan USA dan Eropa). Kenapa saya sebut mementahkan kembali standarnya sendiri? Lha standar itu kan fungsinya sebagai pengontrol keamanan bahan yang beredar di masyarakat melalui pemantauan jumlah kandungan zat-zat yang ada dalam plastik. Dalam standar tersebut sebenarnya sudah DITERIMA bahwa plastik ini dan itu mengandung zat ini dan itu, cuma kandungannya harus dikontr...

Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved.