| Obama-Medvedev Sepakat Soal Nuklir |
| Selasa, 07 Juli 2009, 22.13 WIB | |||||
|
Get the Flash Player to see this player.
Presiden AS Barack Obama dan Presiden Rusia Dmitry Medvedev bertemu di Kremlin, Rusia, Senin (6/7), dalam upaya untuk memperbaiki hubungan antara AS dan Rusia. Medvedev berharap semua pembicaraan yang dilakukan akan bisa menutup sejarah kelam hubungan AS-Rusia dan memulai babak baru hubungan. Obama meyakini bahwa dari semua isu, AS dan Rusia lebih banyak memiliki kesamaan daripada perbedaan.Pembicaraan kedua kepala negara antara lain menyangkut penanganan terorisme, pemanasan global, dan perekonomian. kedua negara juga sepakat bekerja sama dalam bidang kesehatan publik dan penelitian medis. Salah satu topik terpenting pada pertemuan Obama-Medvedev adalah kesepakatan baru untuk menggantikan Traktat Pengurangan Senjata Strategis (START) yang telah habis masa berlakunya pada Desember 2008. Traktat itu memberlakukan pembatasan ketat dalam senjata nuklir. Dilaporkan pula, kedua negara akhirnya sepakat mengenai teks final kerangka dokumen pengganti START untuk ditandatangai kedua kepala negara. Sehari sebelumnya dilaporkan, para negosiator belum sepakat soal dokumen tersebut. Kemarin Medvedev dan Obama akhirnya menandatangani deklarasi untuk pengurangan senjata nuklir menggantikan START. Kesepakatan itu akan mengurangi penempatan hulu ledak nuklir menjadi 1.500 buah dalam kurun waktu tujuh tahun. Selain bertemu Medvedev, Obama dijadwalkan bertemu para pemimpin oposisi Rusia dan mantan pemimpin Uni Soviet Mikhail Gorbachev. Obama juga dijadwalkan memberikan pidato tentang pandangannya terhadap hubungan AS-Rusia, di New Economic School. Obama juga bertemu dengan Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin, Selasa ini. | Sumber: Associated Press/Penerjemah: Dhika/Text Editor: Dhika/VO: Maya, Henry/Video Editor: Ucup | Original Source : Associated Press (AP)
Associated Press (AP) in Indonesia :
The Associated Press is the backbone of the world's information system serving thousands of daily newspaper, radio, television and online customers with coverage in all media and news in all formats. It is the largest and oldest news organization in the world, serving as a source of news, photos, graphics, audio and video. The Associated Press provides the world’s most reliable, prompt, and accurate breaking video news, sports, and entertainment content to over 500 broadcast newsrooms, portals, Web, broadband and mobile customers worldwide.
Powered by !JoomlaComment 3.12 Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved. |
|||||
| VIDEO LAIN |
|---|
| VIDEO TERKAIT |
|---|


Roy Suryo : Misteri Supersemar
emangnya sampai seberapa penting sih supersemar untuk bangsa ini?kenapa musti he...
Tanding Persahabatan, Jakmania Bentrok ...
bambang pamungkas - kak bepe aku ini vens berat kakak !!! kakak bisa tidak datan...
Kisah Desa Korban Keganasan HIV/AIDS di ...
Video diatas - Kasihan sekali bila melihat mereka hidup tanpa orangtua karena te...
Sri Mulyani Akui Data BI Tak Memuaskan
perhimpunan rakyat nusantara - Sejak tgl 22 desember 2009 lalu, setelah pansus s...
Pemakaman Sang Legenda Sepakbola
drs.prof.ir.pmpd.mi.se.m - hjhhkoiu;ljiok;]o,p/['-p.;=['
Reog Ponorogo, Tarian Simbol Kerajaan Ma...
kok - file anda tolong diperbaharui... reog bukan dari kerajaan majapahit tapi d...
Tersangka Penipuan 60 Milyaran, Berkedok...
wkwkwkw - knapa kok gak ada yg bersangkutan dengan ham???
Nyatanya, Arthalita Kerap Rapat di Rutan...
Ngeles - Dah Gini Kok masih Ngeles
"Misteri" Tahi Lalat Arthalita
tahi lalat pembawa musibah - tahi lalat yang dimilikinya sama dengan tahi lalat ...
Australian Showcase featuring Akira Isog...
china granite - HI.lane frost countertop vid...