Gerakan Memerangi Pembajakan Software di Indonesia
Sabtu, 04 Juli 2009, 06.39 WIB
Get the Flash Player to see this player.
Sebanyak tiga perusahaan pengembang perangkat lunak lokal, yakni PT Collega Inti Pratama, PT Pesona Edu dan PT Mitrais, beberapa bulan yang lalu telah resmi bergabung dengan Business Software Alliance (BSA) guna mendukung peningkatan perlindungan Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) demi memastikan pertumbuhan prospek bisnis yang lebih baik.

Meskipun begitu, karena kesibukan dari masing-masing manajemen perusahaan, konferensi pers tentang bergabungnya tiga perusahaan tersebut baru bisa terlaksana hari Rabu (1/7), di kawasan Menteng, Jakarta.

Business Software Alliance (BSA) sendiri merupakan sebuah organisasi internasional, yang memiliki visi memajukan dunia perangkat lunak dan digital yang aman dan legal. Anggota BSA meliputi perusahaan-perusahaan perangkat lunak dan keras terkemuka dunia, seperti Microsoft, Cisco, IBM, Intel, HP, Mcafee Adobe, Apple, Autodesk dan masih banyak lagi.

Pergerakan BSA di Indonesia telah dimulai sejak awal 2008. Hingga saat ini, sudah ada tujuh perusahaan pengembang perangkat lunak lokal yang telah bergabung dengan BSA Indonesia. Selain tiga perusahaan yang baru bergabung, PT Andal Software, PT Zahir Internasional, PT Bamboomedia Cipta Persada dan PT Intelix Global Crossing sudah lebih dahulu resmi bergabung dengan BSA. Gerakan BSA ini juga telah mendapat dukungan penuh dari Kepolisian Republik Indonesia.

| Rep/Kam: Dhika/Penulis: Dhika | VO: Maya, Yosie | Editor video: Dinda |

Comments
Add NewSearch
Write comment
Name:
Title:
Security Image
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved.

 

Powered By PageCache