Honduras Diberi Waktu 3 Hari
Kamis, 02 Juli 2009, 17.22 WIB
Get the Flash Player to see this player.
Situasi di Honduras kian memanas. Rabu (1/7) Organisasi Negara-negara Amerika (OAS) memberikan batas waktu 3 hari kepada negara Amerika Tengah tersebut untuk mengembalikan kekuasaan Presiden Manuel Zelaya, atau mereka harus menghadapi skorsing dari OAS. Namun Presiden ad interim Honduras Roberto Micheletti mengatakan bahwa untuk mengembalikan kekuasaan dibutuhkan dukungan militer. Beberapa hari lalu, pihak militer Honduras menangkap Zelaya dan menyingkirkannya ke Kosta Rika.

Pemimpin oposisi mengatakan bahwa mereka hanya merespon tindakan Zelaya yang dianggap melanggar konstitusi. Zelaya mendapatkan dukungan internasional termasuk dari AS, PBB dan Venezuela. Rabu (1/7), Zelaya menghadiri pelantikan presiden Panama dan memposisikan dirinya sebagai Presiden Honduras. Sementara itu, demonstrasi kembali merebak di Honduras. Dilaporkan sebuah granat ditemukan di depan sebuah stasiun radio. Semua pihak sedang menunggu realisasi pernyataan Zelaya yang berencana untuk kembali ke negaranya. Sedangkan pemerintahan baru Honduras berencana akan menangkap Zelaya jika ia kembali ke Honduras.

Sumber: Associated Press/Penerjemah: Dhika/Text Editor: Dhika/VO: Maya, Yosie/Video Editor: Zulfan


Original Source : Associated Press (AP)

Associated Press (AP) in Indonesia :

==========
The Associated Press is the backbone of the world's information system serving thousands of daily newspaper, radio, television and online customers with coverage in all media and news in all formats. It is the largest and oldest news organization in the world, serving as a source of news, photos, graphics, audio and video.

The Associated Press  provides the world’s most reliable, prompt, and accurate breaking video news, sports, and entertainment content to over 500 broadcast newsrooms, portals, Web, broadband and mobile customers worldwide.
Comments
Add NewSearch
Write comment
Name:
Title:
Security Image
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved.