Tugu Pahlawan, Bukti Perjuangan Arek Suroboyo
Rabu, 01 Juli 2009, 22.38 WIB
Get the Flash Player to see this player.
Tugu Pahlawan didirikan tanggal 10 November 1951. Dan diresmikan satu tahun kemudian oleh Presiden Pertama RI, Ir. Soekarno.

Monumen ini dibangun untuk mengenang sejarah perjuangan para pahlawan kemerdekaan negara dan bangsa Indonesia dalam pertempuran 10 November 1945 di Surabaya.

Dalam Tugu Pahlawan juga terdapat Museum Perjuangan Sepuluh November 1945 lengkap dengan fasilitas sejarahnya. Di dalam museum terdapat koleksi persenjataan baik dari pihak sekutu maupun dari pihak Jepang yang dipergunakan pada pertempuran 10 November 1945.

Selain itu juga terdapat setting peristiwa perebutan Hotel Yamato dan perobekan bendera Belanda yang dirangkum dalam diorama statis serta penayangan film pertempuran 10 November 1945 dalam diorama elektronik.

Semua senjata perjuangan dan juga barang-barang Bung Tomo dari baju, sepatu, pisau komando, radio asli hingga gelas Bung Tomo, masih tersimpan dengan rapi di dalam Museum Perjuangan Sepuluh November 1945 sebagai saksi bisu sejarah.

Semangat juang serta persatuan dan kesatuan yang tinggi dalam pertempuran 10 November 1945 inilah, yang kemudian diabadikan dalam predikat Surabaya Kota Pahlawan.

Sayang slogan Merdeka atau Mati, keperkasaan Tugu Pahlawan, kegigihan perjuangan arek-arek Suroboyo, ternodai oleh ulah pasang kawula muda-mudi sedang asyik-masyuk bercengkrama di pelataran Monumen Tugu Pahlawan. Sungguh keterlaluan.

| Rep/Kam:Rizal | Penulis:Rizaldo | VO:Maya | Editor Video:Zulfan |
Comments
Add NewSearch
Write comment
Name:
Title:
Security Image
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved.