Cawapres Harus Buktikan Bukan Argumen Debat
Rabu, 01 Juli 2009, 19.57 WIB
Get the Flash Player to see this player.
Calon wakil presiden (cawapres) Prabowo Subianto, yang merupakan pendamping capres Megawati Soekarnoputri dalam debat cawapres bertema "Meningkatkan Kualitas Hidup Manusia Indonesia", Selasa (30/6), menyatakan akan memperjuangkan pendidikan selama 12 tahun bagi pelajar. Selain itu, Prabowo terang-terangan menolak UU Badan Hukum Pendidikan (BHP) yang dinilai tidak sesuai dengan UUD 1945.

Prabowo menjelaskan bahwa Indonesia butuh peningkatan pertumbuhan ekonomi dan jutaan penciptaan lapangan pekerjaan. Inilah penilaian Prabowo yang sangat penting agar dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Calon wakil presiden Boediono, yang merupakan cawapres SBY menjelaskan bahwa pendapatan perkapita masyarakat Indonesia harus meningkat. Boediono mengungkapkan prioritas utama Indonesia adalah bagaimana meningkatkan anggaran kesehatan yang akhir-akhir ini mengendor, terutama dalam fokus kesehatan bagi kaum miskin. Revitalisasi dan reorganisasi keluarga berencana (KB) harus terus dikembangkan.

Sementara itu, cawapres Wiranto mengeluhkan kondisi kualitas bangsa Indonesia yang saat ini masih miskin. Ia mencontohkan data BPS bahwa 35 juta WNI masih berada dalam garis kemiskinan, bahkan data lain mengungkap bahwa penduduk miskin Indonesia berjumlah 100 juta orang.

Wiranto menjelaskan bahwa kualitas WNI berada pada urutan 109 negara dari 170 negara yang masih tertinggal. Karena itu, untuk meningkatkan kualitas masyarakat Indonesia, dirinya berjanji akan mempersiapkan lapangan pekerjaan
sebanyak 12 juta dan pertumbuhan ekonomi diatas 8 persen.

Janji perbaikan dalam bidang pendidikan, pendapatan perkapita, serta penciptaan lapangan pekerjaan, masih perlu dibuktikan. Prabowo Subianto, Boediono, dan Wiranto, harus dapat menyakinkan masyarakat bahwa peningkatan kualitas hidup dapat memberikan kesejahteraan, tentunya bila kelak masyarakat memberikan amanah kepada di antara ketiganya menjadi seorang pemimpin.

|Rep/Kam:Alam |Penulis:Syarif |VO:Maya |Editor Video:Teddy |
Comments
Add NewSearch
Write comment
Name:
Title:
Security Image
Please input the anti-spam code that you can read in the image.
Budiman (79.102.158.xxx) 2009-07-02 16:44:52

Anggaran 20 persen utk pendidikan sebetulnya sudah merupakan bukti dan komitmen, tinggal dilaksanakan dengan benar dan tepat.

Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved.