Goa Jepang Bukit Tinggi, Disentuh Modernisasi
Rabu, 01 Juli 2009, 16.34 WIB
Get the Flash Player to see this player.
Taman Panorama Goa Jepang, salah satu obyek wisata andalan berjarak dua kilometer dari pusat Kota Bukit Tinggi. Dari taman Panorama ini pengunjung bisa menikmati keindahan alam nan elok, seperti Ngarai Sianok berlatar belakang Gunung Singgalang.

Objek wisata peninggalan sejarah Goa Jepang dibangun tahun 1942, dan banyak memakan korban karena kerja paksa yang dilakukan Penjajah Jepang. Namun Goa Jepang Bukit Tinggi tampaknya ikut tersentuh oleh modernisasi. 

Penerangan ratusan lampu hias di sepanjang lorong Goa Jepang, tentu saja memberi manfaat bagi pengunjung. Selain mengurangi suasana angker, keberadaan lampu-lampu penerang hiasan itu juga membantu pengunjung untuk dapat melihat utuh seluruh isi ruangan di lorong-lorong Goa Jepang. 

Seiring perkembangan jaman, sentuhan modernisasi memang tak luput di Goa Jepang. Siapa sangka, terowongan yang lebih tepat disebut bunker peninggalan Jepang itu menjadi salah satu objek wisata andalan Kota Bukit Tinggi dan mendatangkan PAD lumayan besar. 

Meski hampir seluruh ruangan di Goa Jepang telah tersentuh warna modernisasi, masih banyak orang berharap sejarah tidak dilupakan dan kelestarian destinasi wisata itu tetap terjaga di Bukit Tinggi.

Jika tak ada keaslian sejarah apalagi minimnya bukti-bukti sejarah tertulis, bisa dipastikan pada 30 tahun yang akan datang generasi penerus akan mengatakan Goa Jepang hanya terwongan biasa saja yang tak memiliki makna sejarah. 

Rep/Kam: Indrawadi-Bukittinggi/ VO: Maya/ Video Editor: Eva


Comments
Add NewSearch
Write comment
Name:
Title:
Security Image
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved.