JPPR: Bawaslu Mirip Tukang Pos
Rabu, 01 Juli 2009, 15.24 WIB
Get the Flash Player to see this player.
Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) mendesak Bawaslu memaksimalkan peran dan fungsinya untuk mengawal terlaksananya penyelenggaraan pemilu yang bersih dan legitimate, termasuk menuntaskan kasus-kasus pelanggaran pemilu.

JPPR menilai Bawaslu selama ini gagal memenuhi tanggungjawabnya sebagai pengawal proses pemilu karena cenderung meposisikan diri sebagai tukang pos semata. Penegasan tersebut disampaikan Deputi Nasional JPPR Yusfitriadi saat menyampaikan evaluasi kinerja KPU dan Bawaslu di Jakarta, Rabu (01/07).

Yusfitriadi mengatakan, kegagalan Bawaslu menjalankan fungsinya bisa dilihat dari banyaknya kasus-kasus pelanggaran pemilu yang terhenti serta ketidakmampuan mereka menguak kisruh seputar DPT. Bawaslu semestinya berani melakukan audit untuk memastikan validitas DPT yang ditetapkan KPU. Serta mengembalikan hak politik warga negara yang hilang.

Reporter/Kamerawan/Penulis: Anthoni/ Vo: Riana, Henry/ Editor: Dinda

Comments
Add NewSearch
Write comment
Name:
Title:
Security Image
Please input the anti-spam code that you can read in the image.
joni (202.152.21.xxx) 2009-07-06 11:48:49

saya dukung teruzzzz jppr

Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved.