Jejak Pengasingan Soekarno-Hatta di Muntok
Senin, 29 Juni 2009, 07.10 WIB
Get the Flash Player to see this player.
Kota Muntok di Kabupaten Bangka Barat pernah menjadi tempat pembuangan tokoh proklamator Soekarno-Hatta dan sejumlah tokoh kemerdekaan lainnya pada tahun 1948 oleh pemerintah Hindia Belanda.

Soekarno-Hatta tinggal di Pesanggrahan Muntok dan Sasana Giri Manumbing sebagai tahanan kota. Namun sayangnya jejak peninggalan sebagai bukti para pahlawan tersebut pernah tinggal selama pembuangan di Kota Muntok nyaris sudah tidak ada lagi.

Seperti di Pesanggrahan Muntok atau Wisma Ranggam yang tinggal hanyalah kamar-kamar kosong yang sebagian telah dijadikan tempat penginapan. Foto-foto repro yang telah di copy saat para tokoh proklamator bersama para pahlawan lainnya berkunjung ke Kota Muntok pun ditempel ala kadarnya.

Sedangkan di Sasana Giri Manumbing terletak diatas bukti yang sekarang dikelola menjadi Hotel Jati Manumbing tinggal beberapa saja jejak peninggalan tokoh proklamator. Diantaranya kursi meja kerja Bung Karno kemudian dua set tempat tidur serta sebuah mobil sedan yang juga digunakan oleh Bung Karno.

Mobil sedan yang digunakan oleh Bung Karno selama berada di Kota Muntok adalah Ford Deluxe 8 berplat BN 10 yang saat ini sudah tidak jalan lagi karena tak memiliki mesin.

Bahkan kerangkeng yang biasanya digunakan oleh tentara Hindia Belanda untuk mengururung para tokoh tersebut sudah tidak ada lagi.

Para pengunjung dari luar kota sering kecewa setelah mendatangi tempat tersebut karena sudah minim jejak peninggalan semasa kedua proklamtor tersebut diasingkan di Muntok.

|Rep/Kam:Deddy Marjaya-Persda Network Bangka Pos |VO:Maya |Editor Video: Ardie |
Comments
Add NewSearch
Write comment
Name:
Title:
Security Image
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved.