Obama - Ahmadinejad Perang Kata-kata
Sabtu, 27 Juni 2009, 21.28 WIB

Get the Flash Player to see this player.
Dalam konferensi pers di Jerman, Presiden Barack Obama menyindir perkataan yang mengharuskan ia minta maaf atas kritikannya terhadap tindakan keras Iran. Presiden Mahmoud Ahmadinejad pun menyatakan telah menjawab kritikan tersebut kepada masyarakat Iran.

Selain itu, dalam sebuah khotbah di Teheran, seorang pemuka agama Iran mengecam tindakan demonstran pasca aksi protes terhadap pemilihan di Iran. Ahmed Khatami mengatakan ia menuntut peradilan dan menghukum pemimpin aksi protes yang didukung oleh Amerika Serikat dan Israel, tindakan tegas dan keras dilakukan agar menjadi pelajaran bagi semua orang. Dalam khotbahnya, pemuka agama tersebut juga menuding wartawan asing telah memberi laporan palsu.

Hal ini muncul karena banyaknya desakan dari para pemimpin dunia agar pemerintah Iran mencari solusi dengan damai, setelah dua minggu terjadi konfrontasi atas sengketa suara pemilihan presiden. Ratusan orang telah ditahan dan 17 orang tewas sejak 12 Juni lalu. Namun, pemerintah yang saat ini berkuasa tidak bergeming.
 

| Sumber: Associated Press/Penerjemah: Adi/Text Editor: Adi/VO: Maya, Derly/Video Editor: Dinda |

Original Source : Associated Press (AP)

Associated Press (AP) in Indonesia :
==========
The Associated Press is the backbone of the world's information system serving thousands of daily newspaper, radio, television and online customers with coverage in all media and news in all formats. It is the largest and oldest news organization in the world, serving as a source of news, photos, graphics, audio and video.

The Associated Press  provides the world’s most reliable, prompt, and accurate breaking video news, sports, and entertainment content to over 500 broadcast newsrooms, portals, Web, broadband and mobile customers worldwide.
Comments
Add NewSearch
Write comment
Name:
Title:
Security Image
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved.