Plesir ke Makam Pangeran Jayakarta
Rabu, 24 Juni 2009, 18.17 WIB
Get the Flash Player to see this player.
Di Masjid Assalafiyah inilah semasa hidupnya, Pangeran Jayakarta terus bergerilya dan mengatur strategi melawan Belanda. Hingga wafat pada tahun 1640 dan dimakamkan tepat berada di samping masjid.

Setelah lebih dari tiga abad, makam tersebut disembunyikan oleh anak-cucunya. Karena ia berwasiat kepada keturunannya, agar tidak memberitahukan keberadaannya baik semasih hidup, maupun meninggal kecuali Belanda sudah tidak ada berada di negeri ini.

Makam Pangeran Achmad Jakerta, atau yang dikenal Pangeran Jayakarta. terletak di daerah Jatinegara Kaum, Kecamatan Pulo Gadung, Jakarta Timur.

Tak hanya lokasinya yang relatif mudah ditemukan dan dicapai, tapi kini, tempat peristirahatan terakhir bangsawan Banten itu dapat dikunjungi siapa saja.

Makam tersebut tak pernah sepi dari kunjungan para peziarah. Seperti halnya ketika liburan sekolah dan menjelang bulan Ramadhan, para peziarah yang datang tak hanya dari Jakarta dan sekitarnya. Tetapi, bahkan dari berbagai daerah di luar Pulau Jawa.

Di kompleks pemakaman bersejarah ini, tak hanya ditemui makam Pangeran Jayakarta. Tapi juga terdapat makam Pangeran Lahut yang merupakan putra dari Pangeran Jayakarta.

Pangeran Soeria Bin Pangeran Padmanegara, makam yang dipindahkan dari Kramat pada tahun 1978. Juga makam Pangeran Sageri, Ratu Rapiah putri Pangeran Sanghiyang istri Pangeran Sageri.

Walaupun sudah banyak pemugaran, namun bangunan Masjid Assalafiyah masih sangat mempertahankan keasliannya. Yaitu, bangunan asli yang terdiri dari empat pokok, dari mulai kayu jati hingga atapnya, sampai gentingnya pun masih dipertahankan keasliannya.

Kini, Masjid tersebut telah ditetapkan menjadi cagar budaya dan suaka peninggalan sejarah, yang pengelolaannya berada di bawah pengawasan Dinas Kebudayaan dan Permuseuman DKI Jakarta.

| Rep/Kam:Ade | Penulis:Dian | VO: Astrid | Editor Video:Endy |
Comments
Add NewSearch
Write comment
Name:
Title:
Security Image
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved.