Prabowo Hadir, UI Bubarkan Seminar BEM Se-Indonesia
Rabu, 17 Juni 2009, 11.37 WIB
Get the Flash Player to see this player.
Pihak Rektorat Universitas Indonesia , Selasa (16/6), membubarkan penyelengaraan seminar pendidikan yang sedianya dihadiri Cawapres Prabowo Subianto di Aula Sabha Widya kampus UI, Depok. Pihak rektorat tidak mengijinkan acara tersebut karena dilakukan di wilayah Kampus dan isi acara penandatangan kontrak politik antara pasangan Mega-Prabowo dengan BEM Se-Indonesia.

Pembubaran acara seminar oleh pihak UI ini diakui Koordinator acara La Ode Karsib yang mengaku kecewa lantaran pembubaran itu dilakukan secara mendadak. Padahal pihaknya telah mengurus persolalan ijin dan membayar uang sewa. Akibat larangan itu pihak panitia terpaksa memindahkan kegiatan yang belum sempat dihadiri Prabowo itu ke Aula Pesona Khayangan, Depok.
 
Dalam seminar yang dihadiri sejumlah perwakilan BEM se-Indonesia tersebut, selain tanya jawab dengan para mahasiswa, Prabowo sendiri diminta menandatangai kontrak politik. Adai 7 tuntutan mahasiswa dalam kotrak politik tersebut diantaranya menghapus UU BHP, pengadaan asuransi dan beasiswa bagi mahasiwa serta menjamin tersedianya buku murah dan sarana laptop bagi mahasiswa dan dosen.

Reporter/Kamerawan/Penulis: Anthony/ Vo: Maya, Derly/ Editor : Ucup
Comments
Add NewSearch
Write comment
Name:
Title:
Security Image
Please input the anti-spam code that you can read in the image.
acara seminar apa kontrak poli
mahasiswi (125.166.199.xxx) 2009-11-07 19:09:43

saya setuju dengan pembatalan yang dilakukan rektorat ui merupakan langkah yang tepat apabila seminar ini jadi akan menguntungkan salah satu tokoh, sedangkan cawpres hanya mengumbar janji. mahasiswa adalah orang yang dianggap berpengaruh terhadap kehidupan bangsa. disisi lain saya juga mendukung uu BHP tetap ada tapi caranya tidak seperti ini.....
Anonymous (125.164.138.xxx) 2009-07-09 12:55:39

civitas UI seharusnya sekumpulan anak pintar yg bijak..
bagaimana bisa antara rektorat dan bem tdk trjadi kesepakatan saat acara akan terselenggara..
mahasiswa itu netral!!
apa yang sebenarnya keuntungan yg dicari dari kontrak politik oleh mahasiswa..
toh..prabowo kalah..
kontrak politik... hmmm....
Stephen Orlando (118.136.240.xxx) 2009-06-23 16:01:51

Kontrak politik dalma bidang pendidikan ini apa memang bisa dilakukan?
Apalagi dalam hal penghapusan UU BHP yang umurnya bisa dibilang belum cukup lama...
Mahasiswa
waluh (117.102.95.xxx) 2009-06-18 11:44:12

Wah mahasiswa, kog gampang banget mau diiming-imingi oleh angin surga. Disamping kampus harus disterilkan dari kegiatan politik praktis, mahasiswa seyogyanya memikirkan ulang tentang rencana kontrak politik itu. Masalahnya adalah tidak semudah yang dipikirkan untuk menghapus UU BHP yang telah diundangkan. Dan juga dari mana juga anggaran yang dapat diambil untuk bagi-bagi buku murah dan laptop gratis. Ingat bahwa peran eksekutif saat ini, telah dikebiri dan peran sesungguhnya sekarang ada di lembaga legislatif. So, proses itu tak semudah yang dibayangkan, apalagi untuk melakukan perubahan. Dan bilamana tuntutan anda tidak terpenuhi oleh capres dan cawapres yang anda usung, ingat bahwa dia bekerja sebagai prajurit, dan prajurit biasanya bekerja setelah mendapatkan order, sebagaimana alasan beliau dalam kasus=kasus penculikan yang ada selama ini

Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved.