Mega-Prabowo "Geram" Iklannya Ditolak
Rabu, 17 Juni 2009, 12.45 WIB
Get the Flash Player to see this player.
Tim Mega-Prabowo menyayangkan sejumlah televisi yang tidak mau menayangkan iklan politik pasangan capres Megawati Soekarnoputri dan cawapres Prabowo Subianto. Iklan yang ditolak tersebut diantaranya berjudul bangkrut dan harga.

Sekretaris Umum Tim Mega-Prabowo Center Fadli Zon menyesalkan sejumlah stasiun televisi yang menolak iklan kampanye Mega-Prabowo, dan hanya 2 media televisi yang menayangkan iklannya. Menurutnya, penolakan sejumlah televisi terhadap iklan kampanye Mega-Prabowo disebabkan iklan tersebut mengkritisi pemerintah.  

Ditegaskan Fadli, iklan kampanye Mega-Prabowo sebenarnya sudah lulus sensor dan bukan merupakan black campaign serta tidak
mengandung fitnah karena berdasarkan data dan fakta. Fadli mengkhawatirkan penolakan itu mengandung intervensi dari pihak-pihak tertentu dan menciderai demokrasi, serta jauh dari semangat kampanye yang jujur, adil dan memberikan akses yang seluas-luasnya dalam berdemokrasi.

Reporter/Kamerawan/Penulis: Alam/ Vo: Riana, Henri/ editor: Fajar
Comments
Add NewSearch
Write comment
Name:
Title:
Security Image
Please input the anti-spam code that you can read in the image.
nah lo... kenapa nih??
Stephen Orlando (118.136.240.xxx) 2009-06-23 15:58:33

Pengiklanan atau iklan biasanya digunakan untuk membentuk suatu pencitraan dan mungkin juga brand awareness suatu produk.
Setelah saya baca artikel diatas, saya mendapatkan sedikit gambaran:

(1) Tidak menutup kemungkinan penolakan yang dilakukan oleh beberapa media televisi yang ada dikarenakan takut membentuk adanya provokasi di masayarakat.

(2) Adapula kemungkinan perihal penolakan pengiklanan oelh beberapa stasiun televisi ini dikarenakan unsur kepemilikan stasiun televisi. Bukanlah hal yang baru kita ketahui bahwa beberapa stasiun televisi yang ada saat ini merupakan milik pihak-pihak tertentu dalam suatu partai.

3) Kalau memang benar iklan tersebut diciptakan dari fakta yang sebenarnya.. hmmm... bisa jadi lho option no 2 lah yang menjadi penyebabnya.

ya kita sebagai masyarakat awam memang cukup sulit mengomentari hal ini karena mungkin saja masih banyak akses-akses yang tertutup kepada fakta-fakta tersebut.

hehehehe... like it or not this is just a comment...^^
nurganti (125.160.131.xxx) 2009-06-21 11:46:58

jangan pernah putus asa untuk memperjuangkan bangsa kita ini maju terus mega prabowo kami slalu mendukung
dsDFdcs
abdul malik (125.161.2.xxx) 2009-06-21 01:51:39

antara orang pintar dan gila beda tipis, dan antara orang bodoh
sebenarnya udah sadar kalau ga
abdul malik (125.161.3.xxx) 2009-06-21 01:24:29

kesini kontrak politi, kesitu kontrak politik, kalau gak jalan apa sangsinya harahiri, tetap bercokol, pimpinan partai aja gak ada re generasi
Fair Play
pro boediono (125.161.67.xxx) 2009-06-17 21:09:58

Untuk Mega - Pro, kalau mau fair, angka dan data itu juga dikomparasi dgn periode waktu ibu jadi presiden, maka parameternya jadi valid.

"jangan semut diseberang lautan nampak, tapi gajah dipelupuk mata tak nampak"

Kalau mau fair lagi, waktu ibu jadi presiden berapa banyak pejabat koruptor yg di bui, kayanya gak ada tuh !

Jangan jeleknya aja dong, yg bagus juga diungkapkan, itu baru fair
omar_aria@hotmail.com
justpassingby (125.163.179.xxx) 2009-06-17 17:36:39

saya sudah liat iklannya dan memang SANGAT TIDAL LAYAK TAYANG ! sarat dengan black campaign dan pembodohan saja. kayak mereka berdua dulu hebat apa ?

Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved.