Ketika Cinta Bertasbih: Sarana Dakwah Alternatif
Minggu, 14 Juni 2009, 15.20 WIB
Get the Flash Player to see this player.
Sukses dengan dilayar lebarkannya novel ' Ayat-Ayat Cinta', maka Dwilogi novel 'Ketika Cinta Bertasbih'( KCB) juga menyusul dilayar lebarkan.

Lewat arahan sutradara senior Chaerul Umam, KCB mencoba memotret tentang kisah kasih tak sampai ini diharapkan mampu menandingi kesuksesan film Ayat-Ayat Cinta. Setidaknya, dalam pemutaran perdana, KCB sudah mampu mengumpulkan lebih dari 30.000 penonton di seluruh indonesia.

Masih seperti film sebelumnya, KCB juga bertutur tentang kontroversi pernikahan poligami yang sampai saat ini masih menjadi kontroversi. Namun, sejumlah tokoh muslim menilai film semacam ini perlu untuk terus diproduksi sebagai sarana dakwah alternatif kepada ummat.

Film ini dibintangi oleh Khaladi Asadil Alam (Azzam), Oki Septiana Dewi ( Anna ) serta didukung aktor-aktor senior seperti Didi Petet, Alice Norin, Niniek L Karim, Slamet Raharjo serta Dedy Mizwar. Habiburahhman El Sirazi selaku penulis novel, juga ikut berperan dalam film ini.

Namun, jangan kecewa ketika ditengah tayangan tiba-tiba tayangan terhenti karena film ini merupakan sekuel pertama dari dwilogi KCB yang sekuel lanjutannya baru akan diproduksi beberapa bulan lagi.

Rep/Kam: Sulistyawan-Yogyakarta/ Vo: Maya, Yosie/ Editor: Eva
Comments
Add NewSearch
Write comment
Name:
Title:
Security Image
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved.