Awas Mata Malas Keras Ditemukan pada Anak
Senin, 08 Juni 2009, 10.36 WIB
Get the Flash Player to see this player.
Kelainan mata yang kerap ditemukan pada anak, seperti ambliopia atau mata malas, dapat menyebabkan menurunnya kemampuan penglihatan mata secara drastis. Akibatnya, kondisi penglihatan anak tak tertolong, meski pun diberi alat bantu penglihatan (kacamata).

Hal tersebut diungkapkan Dr Florence Meilani Manurung, SpM, dalam seminar tentang "Pentingnya Menata 3K Untuk si Kecil" di Jakarta, Minggu (7/6). Menurut Florence. ada beberapa faktor penyebab gangguan mata pada anak.

Pertama faktor genetik, kelainan dalam kandungan atau kelainan bawaan biasanya diturunkan dari kedua orang tuanya yang sama-sama memiliki gangguan refraksi.

Gangguan yang paling sering dialami anak adalah gangguan refraksi (pembiasan). Obyek yang ditangkap oleh mata tidak fokus atau buram, di mana mata tidak bisa memfokuskan penglihatannnya tepat pada retinanya. Keadaan inilah yang dikoreksi dengan pemakaian kacamata atau lensa kotak.

Gangguan refraksi membuat obyek yang ditangkap oleh mata terlihat tidak fokus alias buram. Di mana, mata tidak bisa memfokuskan penglihatan tepat pada retina mata. Keadaan inilah yang dikoreksi dengan pemakaian kacamata atau lensa kontak.

Hal umum lainnya yang sering dialami anak dan yang paling mudah mendeteksinya adalah saat menonton televisi di rumah. Begitu melihat obyek yang jauh, ia akan memicingkan matanya sambil memiringkan kepalanya, seolah-olah berusaha mencari fokus yang jelas.

Kelainan lainnya, saat melihat gambar atau bacaan, si anak akan menjauhkan matanya dari buku tersebut. Kondisi ini membuat si anak mudah mengeluh lelah dan berasa tidak nyaman ketika menggambar, menulis atau membaca. Jika dibiarkan, kondisi mata anak dapat bertambah parah. Mata menjadi juling atau terjadi kebutaan.

| Rep/ Kam/ Pen : Ade | VO: Riana, Henry | Editor video: Dinda |
Comments
Add NewSearch
Write comment
Name:
Title:
Security Image
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved.