JK: Lebih Baik Dikritik Daripada Otoriter
Minggu, 07 Juni 2009, 16.37 WIB
Get the Flash Player to see this player.
Calon Presiden Jusuf Kalla berjanji akan terus memberikan kebebasan bagi pers untuk berkreasi. Kritikan kepada pemerintah memang harus tetap ada, karena tanpa kritik, menurut JK, pemerintah akan otoriter.

Pernyataan ini disampaikan JK dalam sambutannya sebelum nonton bareng film "Capres" di Jakarta, Minggu (7/6). Oleh karena itu, JK menghimbau agar masyarakat dan media terus memberikan kritikan yang membangun kepada pemerintah.

Kritikan dari masyarakat dan media kepada pemerintah akan menjadi tolak ukur penyelenggaraan negara. Pemerintah pun harus menjamin kebebasan kepada masyarakat atau media untuk menyampaikan aspirasinya lewat jalur yang benar.


JK menegaskan bahwa pemerintah tidak berhak mendikte pers karena kebebasan pers dijamin dengan konstitusi sepanjang tidak mengganggu hak asasi orang lain.

Film "Capres" yang disaksikan bersama istri Mufidah Kalla dan keluarga ini, menurut JK juga salah satu kritikan kepada pemerintah. JK menilai film yang digagas oleh Effendi Ghazali ini mengandung kritik tapi tetap ada unsur humornya.

| Rep/Kam:Budhi | Penulis:Santoso | VO:Maya | Editor Video:Fajar |
Comments
Add NewSearch
Write comment
Name:
Title:
Security Image
Please input the anti-spam code that you can read in the image.
bukan itu subtansinya
si doel (125.161.51.xxx) 2009-06-08 20:09:03

subtansinya bukan hanya mau dikritik, tapi apakah kemauan dan kejujuran dalam menerima kritik dan mencoba mencari solusi atas ide kritikan itulah esensinya.

dalam konteks kepemimpinan sikap "otoriter" juga diperlukan pemimpin, jika situasi dalam keadaan "krisis / chaos"

jadi terlalu dangkal mengatakan pemimpin yg tidak mau menerima kritik disebut otoriter, adakalanya seorang pemimpin mengambil keputusan yg tidak populis, demi sebuah kepentingan yg lebih besar.
siapakah yang otoriter
raza (118.136.177.xxx) 2009-06-07 22:57:46

Pak..kekaguman saya hilang semakin kebelakang bapak senangnya menyindir ya..dan selalu berasumsi..you are not the real leader

Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved.