Bawaslu Curigai Dana Kampanye Fiktif
Kamis, 04 Juni 2009, 05.49 WIB
Get the Flash Player to see this player.
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mencurigai ada dana kampanye pasangan capres-cawapres berasal dari penyumbang fiktif.

Anggota Bawaslu, Bambang Eka Cahya Widodo, Rabu (3/6), mengatakan lembaganya akan menelisik sumber sumbangan dan penyumbang dana kampanye tersebut.

Bambang menduga ada sumber sumbangan yang tidak jelas asalnya. Seperti misalnya ada donasi dari sebuah perusahaan yang hanya memiliki dua komputer tapi menyumbang sebesar Rp 5 miliar.

Bambang juga mengungkapkan dalam daftar donasi dana kampanye pasangan calon terdapat dua nama perusahaan yang dimiliki oleh satu orang. Masing-masing perusahaan tersebut menyumbang Rp 5 miliar dan Rp 3 miliar.

Pihaknya akan terus mencari informasi tentang sumber dana tersebut dan bila benar terjadi pelanggaran, pihaknya akan menindaklanjuti sesuai jalur hukum.

Sementara itu, anggota Tim Kampanye Nasional SBY-Boediono, Andi Mallarangeng, membantah dugaan Bawaslu soal dana fiktif kampanye.

Saat dikonfimasi Rabu (3/6), di Kantor Presiden, Jakarta, Andi menyatakan dana kampanye SBY-Boediono didapat dari sumber yang jelas.

Untuk menelusuri sumber dana kampanye, Bawaslu akan bekerjasama dengan Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Hanya PPATK yang bisa mengakses nomor rekening yang diduga liar itu.

| Rep/Kam:Budhi | Penulis:Santoso | VO:Maya | Editor Video:Teddy |
Comments
Add NewSearch
Write comment
Name:
Title:
Security Image
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved.