Mantan Presiden Korsel Bunuh Diri, Kisah "Menyedihkan dan Tragis"
Minggu, 24 Mei 2009, 19.56 WIB

Get the Flash Player to see this player.
Mantan Presiden Korea Selatan, Roh Moo-hyun dinyatakan tewas setelah melakukan aksi nekat bunuh diri. Pria berusia 62 tahun itu terlihat seorang diri saat terjun dari tebing yang berada di belakang rumahnya di desa Bongha. Pengacaranya menyatakan Roh meninggalkan sebuah catatan untuk keluarganya sebelum bunuh diri.

Roh dan keluarganya diduga telah terlibat dalam skandal korupsi yang sedang dalam pemeriksaan. Mantan pengacara Hak Asasi Manusia dan menjadi Presiden Korsel sejak 2003 hingga 2008 ini dikenal sebagai politisi yang "bersih" di negara yang memiliki sejarah panjang banyaknya kasus korupsi.

Kejaksaan Korsel telah memeriksa Roh pada bulan lalu, ia dituduh telah menerima suap 6 juta dollar AS dari seorang pengusaha pada saat menjabat sebagai Presiden. Roh mengakhiri masa jabatannya pada akhir tahun lalu.

Di tahun 2007, Roh pernah mengadakan pertemuan dengan pimpinan Korea Utara, Kim Jong Il untuk menyatukan pandangan antara kedua negara. Presiden Korea Selatan Lee Myung-bak menyatakan kematian Roh Moo-hyun sebagai kejadian yang "menyedihkan dan tragis."

| Sumber: Associated Press/Penulis: Dhika/VO: Maya, Derly |

Original Source : Associated Press (AP)

Associated Press (AP) in Indonesia :
==========
The Associated Press is the backbone of the world's information system serving thousands of daily newspaper, radio, television and online customers with coverage in all media and news in all formats. It is the largest and oldest news organization in the world, serving as a source of news, photos, graphics, audio and video.

The Associated Press  provides the world’s most reliable, prompt, and accurate breaking video news, sports, and entertainment content to over 500 broadcast newsrooms, portals, Web, broadband and mobile customers worldwide.
Comments
Add NewSearch
Write comment
Name:
Title:
Security Image
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved.