| Sentra Buah Naga Kualitas Madura |
| Jumat, 22 Mei 2009, 10.11 WIB | |||||
|
Get the Flash Player to see this player.
Menteri Pertanian Dr. Ir. Anton Apriantono, Jumat (22/5) ini, berkunjung ke sentra buah naga (hylocereus undatus) di Desa Rombasan, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Dalam kunjungannya, Anton Apriantono dijadwalkan memetik buah pertama dalam musim panen tahun 2009 ini. Kepala Desa Rombasan, Muhlis Hidayat, mengatakan kunjungan Mentan itu memang untuk melihat perkembangan dan pertumbuhan sentra buah naga di Sumenep. Di Kabupaten Sumenep, Desa Rombasan memang dikenal sebagai sentra buah naga. Di Desa Rombasan terdapat lahan buah naga seluas 4 hektar dengan kepadatan tanam mencapai enam ribu batang pohon buah naga. Dalam satu musim, pohon buah naga yang mirip dengan tanaman kaktus ini, bisa memproduksi 15 kilogram buah. Dengan begitu, petani buah naga di Desa Rombasan bakal memanen 90 ton buah naga. Menurut Masmunah, petani yang juga membuka kios buah naga di Desa Rombasan, buah naga memiliki sejumlah khasiat bagi kesehatan. Diantaranya, buah naga berkhasiat mampu menurunkan kadar kolesterol, asam lemak, dan bahkan bisa mengobati penderita asma. Buah naga menjadi buah favorit etnis Tionghoa menjelang perayaan Hari Raya Imlek. Karena permintaan buah naga cukup booming menjelang Imlek, tak pelak harga buah merangkak naik. Jika hari normal dilepas Rp 16.000 per kilogram, maka menjelang Imlek harganya pun meroket menjadi Rp 22.000 per kilonya. Di Madura, komoditas buah naga menjadi alternatif komiditi selain tembakau. Lantaran harga tembakau cenderung turun selama kurun satu dasawarsa terakhir, banyak petani beralih bercocok tanam buah naga. Terlebih lagi, buah naga sangat cocok dibudidayakan di tanah berpasir yang berdekatan dengan pantai. Citarasa buah naga di Madura, diyakini lebih berkualitas. Sekilas rasa buah naga seperti buah kiwi, kombinasi antara manis, asam dan segar. Buah naga bisa disajikan sebagai buah meja, diolah menjadi puding, dan isi es buah. | Rep/Kam:Arif Purbadi-Madura | VO:Maya | Editor Video:Ardie |
Powered by !JoomlaComment 3.12 Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved. |
|||||
| VIDEO LAIN |
|---|
| VIDEO TERKAIT |
|---|


Roy Suryo : Misteri Supersemar
emangnya sampai seberapa penting sih supersemar untuk bangsa ini?kenapa musti he...
Tanding Persahabatan, Jakmania Bentrok ...
bambang pamungkas - kak bepe aku ini vens berat kakak !!! kakak bisa tidak datan...
Kisah Desa Korban Keganasan HIV/AIDS di ...
Video diatas - Kasihan sekali bila melihat mereka hidup tanpa orangtua karena te...
Sri Mulyani Akui Data BI Tak Memuaskan
perhimpunan rakyat nusantara - Sejak tgl 22 desember 2009 lalu, setelah pansus s...
Pemakaman Sang Legenda Sepakbola
drs.prof.ir.pmpd.mi.se.m - hjhhkoiu;ljiok;]o,p/['-p.;=['
Reog Ponorogo, Tarian Simbol Kerajaan Ma...
kok - file anda tolong diperbaharui... reog bukan dari kerajaan majapahit tapi d...
Tersangka Penipuan 60 Milyaran, Berkedok...
wkwkwkw - knapa kok gak ada yg bersangkutan dengan ham???
Nyatanya, Arthalita Kerap Rapat di Rutan...
Ngeles - Dah Gini Kok masih Ngeles
"Misteri" Tahi Lalat Arthalita
tahi lalat pembawa musibah - tahi lalat yang dimilikinya sama dengan tahi lalat ...
Australian Showcase featuring Akira Isog...
china granite - HI.lane frost countertop vid...