Menbudpar: "Jamila dan Sang Presiden" Menyentuh....
Rabu, 13 Mei 2009, 17.11 WIB
Get the Flash Player to see this player.
Menteri Budaya dan Pariwisata Indonesia, Jero Wacik mengaku senang dengan film-film yang bertemakan sosial, sebagaimana diungkapkannya usai menonton film "Jamila dan Sang Presiden."

Menurutnya, film tersebut merupakan salah satu potret gelap dari bangsa Indonesia yang harus diperangi.

Film yang dibintangi Atiqah Hasiholan ini, menurut Jero Wacik sangat kental nuansa theater yang menceritakan tentang perdagangan anak.

Faktor kemiskinan sebagai latar belakang kasus ini menjadi gambaran yang terjadi di Indonesia. Sehingga menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan semua pihak.

Jero Wacik juga menuturkan, film yang menyentuh seperti ini dapat memberikan efek positif bagi yang menontonnya. Sehingga dapat menggugah agar turut memerangi kemiskinan yang berdampak pada perdagangan anak.

Selain itu, film yang disutradarai  Ratna Sarumpaet ini akan direkomendasikan Jero Wacik kepada koleganya sesama menteri, hingga ke Presiden.

| Rep/Kam:Aris | Penulis:Adi | VO:Riana | Editor Video:Ardie  |
Comments
Add NewSearch
Write comment
Name:
Title:
Security Image
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved.