Bachtiar Chamsyah: Penonaktifan Al Amin Akan Membantu KPK
Senin, 14 April 2008, 00.10 WIB
Get the Flash Player to see this player.
Penangkapan Al Amin Nasution oleh KPK mencoreng citra PPP. Namun, kebijakan DPP PPP yang telah menon-aktifkan Al Amin sebagai Ketua DPW PPP propinsi Jambi tentunya akan mempengaruhi kembali citra PPP. Amin diduga menerima suap atas pengalihan hutan lindung menjadi hutan industri di Kabupaten Bintan, Propinsi Riau.

Ketua Majelis Pertimbangan Partai DPP PPP, Bachtiar Chamsyah menyatakan penangkapan Al-Amin oleh KPK sangat menurunkan citra partai. Namun, kebijakan tegas partai yang menon-aktifkan Al Amin tentunya dapat menaikkan citra partai kembali.

Disela-sela acara forum ulama PPP di Pondok Pesantren Assidiqiyyah, Jakarta Barat, Minggu siang. Bachtiar yang juga menteri sosial menyatakan sikap PPP tersebut menunjukkan tidak akan melindungi kader-kadernya yang diduga bersalah. Jadi, penon-aktifan itu diharapkan akan membantu proses pemeriksaan oleh KPK.

Kedepan, apabila Al Amin diputuskan bersalah oleh pengadilan, maka akan di berhentikan dari keanggotaannya di DPR RI. Namun, praduga tidak bersalah tetap menjadi acuan.

| Reporter:Alam | Kamerawan:Syariful | Penulis:Syarifulalam | Editor Video:Ferry |
Comments
Add NewSearch
Write comment
Name:
Title:
Security Image
Please input the anti-spam code that you can read in the image.
baelangan@yahoo.com
aa (125.160.48.xxx) 2009-01-27 14:12:56

ini indonesia mau dibawa kemana kalau praduga terus oleh pengadilan pasti ada kkn Nya! Khan! maka itu pengadilan di Indoenesia paling amburadul dul dul
baelangan@yahoo.com
Ties (125.160.48.xxx) 2008-04-14 12:44:56

Katanya di PPP banyak orang yang kasab kenapa tidak bisa melihat harus menunggu keputusan pengadilan harusnya kalau memang sudah begitu jangan mencari-cari dalih lah kita untuk melindungi satu orang tapi Partai jadi tidak baik lagi dimata kaderisasi partai tapi itu silahkan pimpinan mengambil keputusan!

Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved.