Kumolobumi
Senin, 11 Mei 2009, 09.41 WIB
Get the Flash Player to see this player.
Kisah pertempuran Adaninggar dari dataran China dan Kelaswara dari kerajaan Kelan: dua prajurit perempuan digdaya yang saling mempertahankan harkat, martabat dan cinta.

Dengan mengambil warna kostum merah dan putih serta properti kipas sebagai alat berperang juga dengan simbol warna merah dan putih, menjadikan Tari Kumolobumi dikemas sangat manis, mempesona, dan penuh nuansa pengembangan inovasi tari Tradisi Jawa.

Rury Nostalgia sang koreografer, putri maestro tari klasik Jawa Retno Maruti dan Sentot Sudiharto yang juga dikenal luas sebagai penari, memang telah mengenal dunia tari sejak usia 4 tahun, dan telah menggubah karya di usia belia. Saat usia 14 tahun, ia menciptakan Saragimita untuk peresmian Auditorium Santa Theresia. Dan konsisten mempersembahkan tari tradisi sampai sekarang.


|Reporter-Kamerawan : opung |Penulis : rian |Editor Video : opung | VO : Maya |
Comments
Add NewSearch
Write comment
Name:
Title:
Security Image
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved.