| Bocah Hidrosefalus 2 Tahun Tak Tersentuh Medis |
| Rabu, 29 April 2009, 13.49 WIB | |||||||
|
Get the Flash Player to see this player.
Seorang bocah di Jombang, Jawa Timur, menderita hidrosefalus, kepala bocah berusia 10 tahun ini membesar tak terkendali. Tragisnya, karena terbentur biaya, selama dua tahun bocah malang ini tidak pernah tersentuh penanganan medis sama sekali. Bocah malang ini tinggal di Desa Banyuarang, Kecamatan Ngoro, Jombang, Jawa Timur. Semenjak lahir, Wulan Sopiyasari (10), sudah divonis menderita penyakit hidrosefalus (kepala besar karena cairan otak berlebihan). Putri ketiga pasangan Sugiono (50) dan Dewi Khodijah (47) ini sekarang hanya bisa terguling lemas di tempat tidur. Setiap hari kepalanya terus membesar. Bahkan sekarang kepalanya sudah membesar hampir lima kali lipat kepala orang dewasa. Sugiyono, ayah Wulan, mengaku jika selama ini sudah berusaha mengupayakan pengobatan ke rumah sakit. Hanya saja tidak ada perkembangan yang signifikan. Karena kesulitan biaya, saat dibawa ke rumah sakit di Surabaya, dokter yang menangani tidak mau melakukan operasi. Wulan setiap hari harus bertahan menahan rasa sakit di rumah. Saat ini Wulan hanya bisa pasrah. Upaya meminta bantuan ke pemerintah Jombang dan pemerintah Jawa Timur, tidak pernah berujung. Keluarga yang rutin mendapatkan santunan BLT sejak setahun terakhir ini, hanya bisa menunggu nasib dan mencoba bertahan dengan mengandalkan profesi sebagai pengrajin kompor. Pemerintah setempat, terkesan acuh. Sugiyono berharap ada bantuan pengobatan untuk penderitaan yang dialami anaknya ini. Pasalnya kondisi Wulan kian hari semakin memburuk. | Rep/Kam:Sutomo-Jombang | VO:Riana | Editor Video:Dinda |
Powered by !JoomlaComment 3.12 Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved. |
|||||||
| VIDEO LAIN |
|---|
| VIDEO TERKAIT |
|---|


Roy Suryo : Misteri Supersemar
emangnya sampai seberapa penting sih supersemar untuk bangsa ini?kenapa musti he...
Tanding Persahabatan, Jakmania Bentrok ...
bambang pamungkas - kak bepe aku ini vens berat kakak !!! kakak bisa tidak datan...
Kisah Desa Korban Keganasan HIV/AIDS di ...
Video diatas - Kasihan sekali bila melihat mereka hidup tanpa orangtua karena te...
Sri Mulyani Akui Data BI Tak Memuaskan
perhimpunan rakyat nusantara - Sejak tgl 22 desember 2009 lalu, setelah pansus s...
Pemakaman Sang Legenda Sepakbola
drs.prof.ir.pmpd.mi.se.m - hjhhkoiu;ljiok;]o,p/['-p.;=['
Reog Ponorogo, Tarian Simbol Kerajaan Ma...
kok - file anda tolong diperbaharui... reog bukan dari kerajaan majapahit tapi d...
Tersangka Penipuan 60 Milyaran, Berkedok...
wkwkwkw - knapa kok gak ada yg bersangkutan dengan ham???
Nyatanya, Arthalita Kerap Rapat di Rutan...
Ngeles - Dah Gini Kok masih Ngeles
"Misteri" Tahi Lalat Arthalita
tahi lalat pembawa musibah - tahi lalat yang dimilikinya sama dengan tahi lalat ...
Australian Showcase featuring Akira Isog...
china granite - HI.lane frost countertop vid...