| Pemilu 9 April Jauh Dari Harapan |
| Minggu, 12 April 2009, 18.57 WIB | |||||
|
Get the Flash Player to see this player.
Penyelenggaraan Pemilu 9 April lalu dinilai banyak mengalami kekurangan atau bahkan kecurangan. Pada pemilu legislatif kemarin, Asian Network for Free Elections (ANFREL) menemukan indikasi intimidasi dalam pemilu di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD). Bentuk-bentuk intimidasi yang ditemukan oleh Tim pemantau ANFREL berupa kehadiran pihak-pihak tertentu di tempat pemungutan suara (TPS). Diduga, banyak pemilih yang dipengaruhi oleh oknum-oknum tersebut. . Berdasarkan pemantauan pada 152 TPS di empat provinsi, antara lain DKI Jakarta, Nanggroe Aceh Darussalam, Kalimantan Tengah, Maluku, ANFREL menemukan banyak kejanggalan di Aceh. Beberapa tindakan yang diduga intimidasi terlihat dari hasil foto tim pemantau. Jika hal seperti ini tidak segera dibenahi oleh KPU, ANFREL menduga pada pilpres mendatang, kondisi serupa akan terjadi kembali. Pernyataan serupa juga disampaikan oleh Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Jakarta. KIPP yang menurunkan 300 relawan di Provinsi DKI Jakarta menilai Pemilu 9 April kemarin jauh dari harapan bahkan terkesan amburadul. Rencananya, KIPP akan menuntut Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat tanggal 14 April besok. Pada penyelenggaraan Pemilu 9 April kemarin, ANFREL dan KIPP mencatat bahwa banyak masyarakat yang tidak dapat menggunakan hak pilihnya karena tidak terdaftar dalam DPT. Selain itu, penyelenggara teknis di lapangan seperti petugas KPPS banyak yang kurang pengetahuannya soal perhitungan suara. Rep/Kam: Budhi/ Vo: Maya/ Video Editor: Teddy
Powered by !JoomlaComment 3.12 Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved. |
|||||
| VIDEO LAIN |
|---|
|
|
| VIDEO TERKAIT |
|---|


Roy Suryo : Misteri Supersemar
emangnya sampai seberapa penting sih supersemar untuk bangsa ini?kenapa musti he...
Tanding Persahabatan, Jakmania Bentrok ...
bambang pamungkas - kak bepe aku ini vens berat kakak !!! kakak bisa tidak datan...
Kisah Desa Korban Keganasan HIV/AIDS di ...
Video diatas - Kasihan sekali bila melihat mereka hidup tanpa orangtua karena te...
Sri Mulyani Akui Data BI Tak Memuaskan
perhimpunan rakyat nusantara - Sejak tgl 22 desember 2009 lalu, setelah pansus s...
Pemakaman Sang Legenda Sepakbola
drs.prof.ir.pmpd.mi.se.m - hjhhkoiu;ljiok;]o,p/['-p.;=['
Reog Ponorogo, Tarian Simbol Kerajaan Ma...
kok - file anda tolong diperbaharui... reog bukan dari kerajaan majapahit tapi d...
Tersangka Penipuan 60 Milyaran, Berkedok...
wkwkwkw - knapa kok gak ada yg bersangkutan dengan ham???
Nyatanya, Arthalita Kerap Rapat di Rutan...
Ngeles - Dah Gini Kok masih Ngeles
"Misteri" Tahi Lalat Arthalita
tahi lalat pembawa musibah - tahi lalat yang dimilikinya sama dengan tahi lalat ...
Australian Showcase featuring Akira Isog...
china granite - HI.lane frost countertop vid...