| Bos Salon Tewas di Kamar Mandi |
| Selasa, 07 April 2009, 23.26 WIB | |||||
|
Get the Flash Player to see this player.
Johnny Sabar , pemilik salon Johnny Napit yang terletak di Jalan Kalibata Raya, Cawang, Kramat Jati, Jakarta Timur, ditemukan tewas berlumuran darah di kamar mandi salonnya, Selasa (7/04) sekitar pukul 09.30 WIB.Kuat dugaan, lelaki ini dibunuh menyusul perampokan yang terjadi di tempat usahanya itu. Hal ini ditandai dengan hilangnya sejumlah barang dari dalam salon, seperti televisi, LCD TV, lampu, loudspeaker, dan telepon. Adapun kerugian uang belum diketahui karena jumlah serta tempat menyimpan uang hanya diketahui oleh korban. Johnny ditemukan tewas oleh posisi dengan kepala tertutup kantong plastik berwarna hitam dengan muka yang lebam. Jenazah korban ditemukan olah pihak kepolisian dan wakil RT 09/05 yang masuk ke salon melalui jendela. Kakak korban, Martelena mengungkapkan seminggu yang lalu almarhum Johnny pernah terlibat pertengkaran mulut dengan rekannya. Namun, Martelena belum bisa memastikan apakah pertengkaran itu berhubungan dengan perampokan dan pembunahan terhadap Johnny. Terungkapnya kasus ini diawali ketika karyawan salon bernama Yuli dan kakak korban A Manurung hendak masuk ke salon. Namun, ternyata, salon masih tertutup pintu gulung besi (rolling door). Mereka merasa heran karena waktu sudah menunjukkan pukul 09.30 WIB, padahal biasanya pukul 08.00 WIB salon sudah buka. Saat polisi dan wakil RT memasuki salon melalui jendela, Johnny ditemukan sudah tidak bernyawa. Di waktu yang bersamaan, di lantai basement salon ditemukan pula dua karyawan yang memang bermalam di dalam salon terkunci di ruang spa. Pada malam sebelum kejadian, ada empat orang yang bermalam di tempat itu. Selain Johnny, ada Lia, Suratno, dan Arif. Suratno dan Lia adalah dua orang yang terkunci di basement. Sementara itu, Arif, yang baru bekerja satu bulan sebagai office boy di tempat ini, menghilang dan tak diketahui keberadaannya. Kasus ini sekarang dalam penanganan Polsek Kramat Jati. | Rep/Kam:Alam | Penulis:Syarif | VO:Maya | Editor Video:Bobby |
Powered by !JoomlaComment 3.12 Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved. |
|||||
| VIDEO LAIN |
|---|
|
|
| VIDEO TERKAIT |
|---|


Roy Suryo : Misteri Supersemar
emangnya sampai seberapa penting sih supersemar untuk bangsa ini?kenapa musti he...
Tanding Persahabatan, Jakmania Bentrok ...
bambang pamungkas - kak bepe aku ini vens berat kakak !!! kakak bisa tidak datan...
Kisah Desa Korban Keganasan HIV/AIDS di ...
Video diatas - Kasihan sekali bila melihat mereka hidup tanpa orangtua karena te...
Sri Mulyani Akui Data BI Tak Memuaskan
perhimpunan rakyat nusantara - Sejak tgl 22 desember 2009 lalu, setelah pansus s...
Pemakaman Sang Legenda Sepakbola
drs.prof.ir.pmpd.mi.se.m - hjhhkoiu;ljiok;]o,p/['-p.;=['
Reog Ponorogo, Tarian Simbol Kerajaan Ma...
kok - file anda tolong diperbaharui... reog bukan dari kerajaan majapahit tapi d...
Tersangka Penipuan 60 Milyaran, Berkedok...
wkwkwkw - knapa kok gak ada yg bersangkutan dengan ham???
Nyatanya, Arthalita Kerap Rapat di Rutan...
Ngeles - Dah Gini Kok masih Ngeles
"Misteri" Tahi Lalat Arthalita
tahi lalat pembawa musibah - tahi lalat yang dimilikinya sama dengan tahi lalat ...
Australian Showcase featuring Akira Isog...
china granite - HI.lane frost countertop vid...