Razia PKL Pamekasan Tak Adil
Rabu, 25 Maret 2009, 22.10 WIB
Get the Flash Player to see this player.
Penetiban dan razia lapak pedagang kaki lima (PKL) di Rumah Sakit Umum (RSU) Pamekasan, Madura, Jawa Timur, dinilai tidak adil sebagian pedagang. Petugas Satpol PP hanya menertibkan sebagian lapak PKL, sedangkan lapak milik keluarga staf rumah sakit dibiarkan.

Kapala Seksi Operasi Penertiban Satpol PP Pamekasan, Ahmad Taufik mengatakan, razia lapak PKL di kawasan rumah sakit dilancarkan berdasar Peraturan Daerah (Perda) nomor 5 tahun 2008 tentang PKL.

Taufik menyesalkan seorang satpam rumah sakit yang sempat menghalang-halangi anggotanya. Apalagi satpam itu berlindung pada izin direksi rumah sakit.

Meski begitu, razia lapak PKL ini banyak dicibir pengunjung dan keluarga pasien. Sebab, anggota Satpol PP hanya merazia lapak PKL yang menempel di dinding selatan rumah sakit. Sedangkan, 2 unit lapak PKL yang menempati lahan parkir ambulan di sayap selatan rumah sakit, dan 2 lapak lainnya di depan Ruang Bersalin dan tempat pengunjung Ruang Paviliun malah dibiarkan. Taufik berjanji akan melaporkan adanya kios PKL yang berjualan di dalam rumah sakit kepada Kepala Satpol PP. Jika mendapat izin membongkar, maka Taufik akan membongkarnya.

| Rep/ Kam/ Pen: Arif Purbadi – Madura | VO: Maya, Derly | Editor video: Fery |
Comments
Add NewSearch
Write comment
Name:
Title:
Security Image
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved.