DPT Fiktif, Blok Perubahan Minta Pemilu Diundur 2 Bulan
Selasa, 24 Maret 2009, 12.52 WIB
Get the Flash Player to see this player.
Bertempat di Denpasar, Bali, calon presiden dari koalisi partai politik yang tergabung dalam Blok Perubahan, Rizal Ramli mendesak Pemilu 9 April 2009 diundur dua bulan.

Alasannya, jika kecurangan daftar pemilih tetap (DPT) tidak dibenahi Komisi Pemilihan Umum, maka hasil pemilu tidak memiliki legitimasi.

Menurut Rizal, kecurangan DPT akan menguntungkan salah satu capres. Pemilih fiktif pada Pilkada Jawa Timur disebutkan mencapai 27 persen.

Dirinya juga beralasan jika pemilu tetap dilaksanakan 9 April nanti, maka akan ada pemilihan ulang di beberapa provinsi seperti Pilkada di Jawa Timur.

Pilkada di Jawa Timur, diduga oleh banyak pihak, telah dijadikan tempat latihan kecurangan menjelang pemilihan legislatif maupun pemilihan presiden.

Rizal menduga kecurangan DPT memiliki pola yang sama, yaitu banyak pemilih yang tidak terdaftar kemudian nama yang tidak terpakai diisi oleh pemilih fiktif.

| Rep/Kam:Cahyo | Penulis:Nugroho | VO:Riana | Editor Video:Dinda |
Comments
Add NewSearch
Write comment
Name:
Title:
Security Image
Please input the anti-spam code that you can read in the image.
sugeng (125.161.182.xxx) 2009-04-16 15:17:25

...Kasian bgt P'Rizal Ramli.Segitu ngototnya pengen jd presiden...sudahlah pak,toh masih banyak posisi APABILA hanya utk berbakti pada negara tercinta ini.Tdk harus jd presiden kan...?
jaman sekarang
n4n05 (222.124.226.xxx) 2009-04-16 14:09:51

Banyak jaman sekarang preman-preman beralih profesi ke dunia politik.Kalaupun main politik mereka kalah bukti, mereka tidak segan-segan untuk menyebarkan fitnah, hukum di indonesiapun lemah yang tadinya dihukum untuk dididik ahklaknya, tetapi keluar dari kurungan mereka jadi tambah menjadi penjahat besar, kerena didikan sewaktu dalam kurungan.

Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved.