Caleg DPR RI Dapil Madura Tak Hadiri Debat Terbuka
Jumat, 13 Maret 2009, 18.13 WIB
Get the Flash Player to see this player.
Debat politik yang dilaksanakan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Madura (Unira) Pamekasan, ternyata tidak diminati 13 orang caleg DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Madura. Debat bertajuk panggung demokrasi ini, hanya dihadiri empat orang caleg.

Panggung demokrasi yang digelar di Gedung Serbaguna kota Pamekasan ini, tampak dipadati pengunjung. Diantara pengunjung, hadir pula sejumlah pelajar SLTA, pengurus Muslimat Nahdlatul Ulama, dan tokoh masyarakat Madura.

Ketua panitia, Alan Kaisan, mengatakan, debat kandidat caleg DPR RI ini, sebenarnya ingin mengetahui keseriusan para Caleg dalam memperjuangkan kesejahteraan masyarakat Madura.

Debat politik ini, juga ingin mengetahui keseriusan para Caleg dalam memerangi korupsi yang belakangan ini sudah menjadi budaya. Karena saat ini tidak sedikit terungkap korupsi di dalam tubuh dewan legislatif baik pusat, provinsi maupun di dewan legislatif kota dan kabupaten.

Dari 13 undangan yang disebar, ternyata hanya empat orang Caleg yang berani berdiri di "Panggung Demokrasi". Mereka memaparkan visi dan misinya jika kelak terpilih dan duduk di kursi DPR RI.Dalam debat caleg DPR RI Dapil Madura ini, duduk dalam meja panelis adalah Zawawi Imron, budayawan Madura yang berjuluk Clurit Emas.

Di penghujung acara, seluruh peserta debat Caleg menandatangani spanduk Janji Caleg DPR RI yang bertuliskan “Kami berjanji akan selalu siap memperjuangkan amanah Rakyat Madura".

| Reporter/Kamerawan:Arif | Penulis:Purbadi | Editor Video:Ferry | VO : Riana, Hendri
Comments
Add NewSearch
Write comment
Name:
Title:
Security Image
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved.