Pemilu 2009, Sebanyak 30 Kelurahan di DKI Rawan Konflik
Selasa, 10 Maret 2009, 16.30 WIB
Get the Flash Player to see this player.
Jelang pesta demokrasi Pemilu 2009 ini, sebanyak 30 dari 267 kelurahan di Provinsi DKI Jakarta tergolong daerah rawan konflik. Hal tersebut disebabkan daftar pemilih tetap (DPT) di daerah tersebut tergolong daerah padat penduduk dan rata-rata masyarakat miskin.

Data tersebut dihimpun Panitia Pengawas Pemilu DKI Jakarta. Salah satu kelurahan yang memiliki 105 ribu orang pemilih adalah wilayah Cengkareng Barat. Menurut data kependudukan, wilayah ini memiliki penduduk atau pemilih melebihi Kepulauan Seribu yang hanya mempunyai 16 ribu pemilih.

Untuk mengatasi hal tersebut, Panwaslu DKI akan melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian dan kejaksaan tinggi sebagai mitra kerja Panwaslu. Melalui koordinasi ini diharapkan ada kesamaan persepsi dalam mengatasi pelanggaran yang terjadi. Sehingga para pelanggar akan kena sanksi yaitu undang-undang nomor 10 tahun 2008 tentang pemilu legeslatif.

Sejauh ini, Panwas DKI Jakarta telah memproses 14 kasus pelanggaran tindak pidana pemilu. Namun hanya dua kasus yang sampai di pengadilan dan sepuluh kasus dihentikan penyidikannya oleh kepolisian.

Tim Kompas TV/ Vo: Riana, Derly/ Editor: Eva

Comments
Add NewSearch
Write comment
Name:
Title:
Security Image
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved.