Melestarikan Budaya Melalui Motor
Senin, 09 Maret 2009, 16.35 WIB
Get the Flash Player to see this player.
Motor Antik Club Indonesia (MACI), di sinilah ajang kumpulnya para penggemar motor antik. Komunitas yang berawal dari hobi, kemudian berkembang menjadi sebuah organisasi .

Anggota MACI tak hanya sekedar gaul dengan tongkrongan, tapi juga ajang kumpul untuk berorganisasi dengan baik.

Di usianya yang telah menginjak 25 tahun, MACI tetap eksis menunjukkan "gairahnya". Ditengah makin maraknya jenis dan merek sepeda motor belakangan ini.

Markas mereka berada di Pacuan Kuda, Pulomas, Jakarta Timur. Hari ini merupakan Ultah perak MACI. Pada acara ini hadir 500 bikers yang tersebar di Jabodetabek, Palembang, dan Lampung. Adapun tujuannya untuk lebih mempererat silaturahmi antar club sepeda motor lainnya.

Perbedaan fisik motor yang dimiliki, tak menjadi halangan para bikers untuk saling bertukar informasi. Baik pengalaman maupun sekedar info aksesoris motor-motor lainnya. Meski terlihat lepas dan bebas, namun para penggemar motor antik ini sangat menjunjung persaudaraan antar sesama bikers. Apalagi diorganisasi yang sama.

Ke depannya, para penggemar motok antik ini berharap dapat terus eksistensi. Tak hanya menggalang persaudaraan dan silaturahmi, tapi sekaligus melestarikan peninggalan sejarah. 

| Reporter/Kamerawan:Ade | Penulis:Novita | Editor Video:Eva | VO : Maya, Yosie

Comments
Add NewSearch
Write comment
Name:
Title:
Security Image
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved.